RELUNG.ID – Sebanyak 444 jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 11 resmi diberangkatkan dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang menuju Arab Saudi, Sabtu (9/5/2026).
Ratusan jemaah asal Kota Palembang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), dan OKU Selatan itu tampak sudah mengenakan pakaian ihram sejak bertolak dari Asrama Haji Embarkasi Palembang.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Selatan, M. Arkan Nurwahiddin mengatakan, penggunaan pakaian ihram sejak dari embarkasi dilakukan untuk mempermudah proses ibadah jemaah setibanya di Arab Saudi.
“Seluruh jemaah Kloter 11 sudah kita instruksikan mengenakan pakaian ihram sejak dari asrama. Hal ini dilakukan karena adanya perbedaan rute perjalanan antara Gelombang I dan Gelombang II,” ujarnya.
Arkan menjelaskan, jemaah haji gelombang pertama lebih dahulu mendarat di Madinah untuk melaksanakan ibadah Arbain sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah.
Sementara jemaah gelombang kedua, termasuk Kloter 11, langsung terbang menuju Bandara King Abdul Aziz, Jeddah. Karena setibanya di Makkah mereka langsung melaksanakan umrah wajib, maka pengambilan miqat dilakukan di atas pesawat atau sesaat sebelum mendarat.
“Itulah sebabnya jemaah sudah harus mengenakan ihram sejak dari tanah air,” katanya.
Di tengah kelancaran pemberangkatan Kloter 11, satu jemaah asal Kabupaten OKU terpaksa menunda keberangkatannya karena alasan kesehatan. Jemaah tersebut diketahui bernama Roainah Yusul Dahalim (76).
“Ibu Roainah belum bisa berangkat bersama kloternya karena masih memerlukan observasi lebih lanjut dari tim medis. Kita doakan kondisinya segera membaik agar bisa diberangkatkan pada kloter berikutnya,” tambah Arkan.
Hingga keberangkatan Kloter 11, Embarkasi Palembang tercatat telah memberangkatkan total 4.867 jemaah haji ke Tanah Suci. Jumlah tersebut terdiri dari 3.752 jemaah asal Sumatera Selatan, 1.071 jemaah asal Bangka Belitung, serta 44 petugas kloter. (DSK)

