Kasus Covid-19 di Muara Enim mengalami tren peningkatan sejak sepekan terakhir. Tercatat, terjadi penambahan lima kasus dan meninggal sebanyak satu kasus.
Kepala Dinas Kominfo Muara Enim Ardian Arifanardi, mengatakan berdasarkan laporan perkembangan Covid-19 per 9 November ada penambahan lima kasus. Adapun kelima pasien baru Covid-19 tersebut yakni berasal dari Kecamatan Lawang Kidul, Muara Enim, Benakat, Lubai Ulu dan Gelumbang masing-masing satu kasus.
Sedangkan kasus meninggal positif Covid-19 bertambah satu kasus berasal dari Kecamatan Rambang Niru. Terjadi penambahan tersebut, sambung Ardian, menjadikan total jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 menjadi 5.136 kasus.
“Untuk jumlah warga terpapar atau yang masih perawatan ada sebanyak 41 orang dengan rincian 24 dirawat, isonasi mandiri 17. Sedangkan total pasien sembuh 4.825, dan total angka kasus meninggal berjumlah 270,” jelas Ardian, Kamis (10/11).
Adapun untuk total suspek Covid-19 di Kabupaten Muara Enim tidak terjadi peningkatan. Adapun angka suspek di Kabupaten Muara Enim kini menyentuh 8.908 orang, dengan rincian probable 62 orang, komfirmasi 2.311 orang, Discarded 6.535 orang.
Melalui perkembangan data tersebut, pihaknya tak bosan-bosan terus mengajak masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dan pola hidup bersih dan sehat. Ini menyusul keluarnya kebijakan pemberlakuan PPKM Level 1 di Seluruh Wilayah Indonesia melalui Instruksi Mendagri Nomor 47 Tahun 2022 untuk PPKM Jawa dan Bali. Berlaku dari tanggal 8 – 21 November 2022.
“Kita tetap seperti awal mengingatkan masyarakat tetap prokes, jaga kesehatan, kuatkan imun tubuh. Tetap pakai masker untuk lebih amannya,” pesan. Saya juga mengimbau agar masyarakat tetap menerapkkan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menghindari keramaian,” pungkasnya.

