RELUNG.ID- Calvin Dores, putra musisi legendaris Deddy Dores, menjadi sorotan setelah mengaku sempat berniat menjual mata karena terhimpit masalah ekonomi.
Pengakuan itu sebelumnya diunggah melalui Instagram Stories pribadinya sebelum akhirnya dihapus. Calvin mengaku kondisi ekonomi keluarganya memburuk setelah sang ayah meninggal dunia.
“Sudah nggak ada yang lain (yang mau dijual). Kadang kan iman manusia naik turun, padahal saya aslinya positive banget, tapi entah mengapa satu momen itu, bukan satu momen sebenarnya udah lama,” ujar Calvin saat tampil di program televisi, Kamis (21/5/2026).
Ia mengaku selama ini memendam tekanan hidup hingga akhirnya meluapkan keputusasaan tersebut di media sosial.
“Saya diam, saya tampung, akhirnya lama-lama meledaklah itu, ‘Ah jual saja kali ya’. Menurut saya dengan ada atau tidak adanya mata sama-sama gelap buat saya,” ungkapnya.
Calvin mengatakan kondisi ekonomi yang sulit membuatnya terpukul, terlebih saat melihat kedua anaknya harus tidak masuk sekolah selama tiga hari karena tidak memiliki uang jajan.
Untuk kebutuhan sehari-hari, Calvin mengaku hanya mampu memberi uang jajan sekitar Rp7 ribu hingga Rp10 ribu kepada dua anaknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar.
Ia juga menyadari bahwa niat menjual mata merupakan tindakan ilegal dan muncul karena ketidaktahuannya.
Menurut Calvin, banyak orang mengira nama besar Deddy Dores dan royalti lagu-lagu sang ayah membuat kondisi keluarganya tetap berkecukupan. Namun kenyataannya tidak semudah yang dibayangkan publik.
“Nyatanya nggak semudah yang diucapkan. Saya juga memang buat lagu, nyambung hidup saya jual putus lagu. Cuma memang tahun ini benar-benar parah banget. Satu tahun ini mama 43 kali dirawat,” tuturnya.
Calvin mengungkapkan saat ini sudah tidak ada lagi aset yang bisa dijual untuk menopang kebutuhan keluarga.
Ia akhirnya menghapus unggahan soal niat menjual mata setelah anak bungsunya mempertanyakan hal tersebut.
“‘Ayah mau jual mata? Kenapa jual mata?’ Saya cuma nggak mau anak-anak saya sesusah saya,” kata Calvin.
Sebelum sampai pada titik itu, Calvin mengaku telah berusaha mencari berbagai pekerjaan demi memenuhi kebutuhan keluarga, mulai dari menjual lagu, melamar pekerjaan sebagai sopir, hingga menjadi joki game online.[YKP]

