Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Empat Bulan, 194 Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Palembang, Kelompok LSL Jadi Sorotan
Regional

Empat Bulan, 194 Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Palembang, Kelompok LSL Jadi Sorotan

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda03/06/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi penderita HIV/AIDS. Foto : Istock
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Sebanyak 194 kasus HIV/AIDS terdeteksi di Kota Palembang sepanjang Januari hingga April 2026. Angka tersebut memunculkan kekhawatiran sekaligus menjadi gambaran bahwa masih banyak kasus yang sebelumnya tidak teridentifikasi kini mulai terungkap melalui skrining kesehatan yang semakin masif.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang mencatat, dari total 194 kasus yang ditemukan, sebanyak 173 merupakan kasus HIV dan 21 kasus AIDS. Temuan ini menjadikan HIV/AIDS sebagai salah satu persoalan kesehatan yang terus mendapat perhatian serius di ibu kota Provinsi Sumatera Selatan tersebut.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Palembang, Yudhi Setiawan, mengatakan peningkatan jumlah kasus yang ditemukan tidak bisa langsung diartikan sebagai lonjakan penularan yang signifikan.

Menurutnya, semakin luasnya pelaksanaan skrining HIV di berbagai fasilitas kesehatan menjadi salah satu faktor utama bertambahnya jumlah kasus yang terdeteksi.

“Semakin banyak skrining yang dilakukan, maka semakin banyak pula kasus yang sebelumnya tidak diketahui menjadi teridentifikasi. Ini yang sering disebut sebagai fenomena gunung es,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).

Yudhi menjelaskan, tren penambahan kasus HIV memang umum terjadi di kota-kota besar yang memiliki mobilitas penduduk tinggi, termasuk Palembang. Karena itu, upaya deteksi dini terus diperkuat agar penderita dapat segera memperoleh pengobatan dan pendampingan.

Meski demikian, Dinkes tetap mewaspadai berbagai faktor risiko yang berpotensi meningkatkan penyebaran HIV. Salah satu kelompok yang saat ini cukup menonjol dalam temuan kasus baru adalah kelompok lelaki seks dengan lelaki (LSL).

Kelompok tersebut menjadi salah satu fokus program edukasi, pencegahan, dan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan pemerintah daerah.

“Ini menjadi perhatian kami karena kasus yang ditemukan cukup banyak berasal dari kelompok tersebut. Karena itu edukasi dan skrining terus dilakukan,” katanya.

Selain memperluas layanan pemeriksaan, Dinkes juga mengintensifkan kampanye perilaku hidup sehat kepada masyarakat. Edukasi mengenai pentingnya menjaga perilaku seksual yang aman dinilai menjadi langkah penting dalam mencegah penularan HIV.

Masyarakat diimbau untuk menghindari perilaku berisiko, tidak berganti-ganti pasangan seksual, serta meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Menurut Yudhi, masih banyak masyarakat yang enggan melakukan tes HIV karena stigma dan ketakutan terhadap hasil pemeriksaan. Padahal, deteksi dini memungkinkan penderita mendapatkan terapi lebih cepat sehingga kualitas hidup tetap terjaga.

“Semakin cepat diketahui, semakin cepat pula pengobatan dapat diberikan. Dengan terapi yang tepat, penderita HIV dapat menjalani hidup secara produktif dan risiko penularan kepada orang lain juga bisa ditekan,” jelasnya.[THQ]

 

HIV/AIDS Palembang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleViral Video Mahasiswa PNJ Ciuman Sesama Jenis, Orang Tua Sampai Bersujud Minta Maaf
Next Article Perkuat Riset dan Pelestarian Budaya, UIN Raden Fatah Dapat Hibah Artefak
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202615 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Regional

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/20268 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,970 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,841 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,814 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?