RELUNG.ID – Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) menunjukkan Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Iwan Tuaji, memiliki total kekayaan sebesar Rp6,726 miliar.
Data tersebut merupakan laporan yang disampaikan Iwan Tuaji pada 29 Agustus 2024 saat masih berstatus sebagai calon wakil bupati. Hingga kini, belum terdapat pembaruan data untuk periode pelaporan tahun 2025 maupun 2026.
Berdasarkan dokumen LHKPN, sebagian besar kekayaan Iwan Tuaji berasal dari aset tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp6 miliar atau hampir 90 persen dari total harta yang dimilikinya.
Besarnya porsi aset properti tersebut menjadikan sektor tanah dan bangunan sebagai penopang utama kekayaan orang nomor dua di Kabupaten PALI tersebut.
Selain aset properti, Iwan Tuaji juga tercatat memiliki kendaraan berupa satu unit mobil Toyota minibus tahun 2022 dengan nilai taksiran Rp550 juta.
Sementara itu, harta bergerak lainnya dilaporkan sebesar Rp35 juta. Adapun kas dan setara kas yang dimiliki mencapai Rp150 juta.
Miliki Satu Properti di Palembang
Dalam rincian LHKPN, aset tanah dan bangunan yang dimiliki Iwan Tuaji berupa lahan dan bangunan seluas 2.030 meter persegi dan 600 meter persegi yang berada di Kota Palembang.
Properti tersebut diperoleh melalui hibah tanpa akta dan memiliki nilai pelaporan sebesar Rp6 miliar.
Untuk kategori surat berharga, tidak tercatat adanya kepemilikan aset dalam bentuk saham maupun instrumen investasi lainnya.
Di sisi lain, Iwan Tuaji juga melaporkan memiliki kewajiban atau utang sebesar Rp8,4 juta. Setelah dikurangi kewajiban tersebut, total kekayaan bersih yang dilaporkan mencapai Rp6.726.600.000.
Lonjakan Kekayaan Dibanding Laporan Sebelumnya
Menariknya, jika dibandingkan dengan laporan LHKPN yang disampaikan pada 26 Maret 2019 saat masih berstatus calon anggota DPRD, terjadi peningkatan nilai kekayaan yang cukup signifikan.
Pada laporan tahun 2019, total harta yang dilaporkan hanya sebesar Rp50 juta. Sedangkan pada laporan tahun 2024, nilai kekayaannya telah mencapai lebih dari Rp6,7 miliar.
Meski demikian, data LHKPN tidak menjelaskan secara rinci proses penambahan aset tersebut, melainkan hanya mencatat jenis, nilai, serta sumber perolehan harta yang dilaporkan oleh penyelenggara negara.
Rincian Harta Iwan Tuaji Berdasarkan LHKPN 2024
- Tanah dan bangunan: Rp6.000.000.000
- Alat transportasi dan mesin: Rp550.000.000
- Harta bergerak lainnya: Rp35.000.000
- Kas dan setara kas: Rp150.000.000
- Utang: Rp8.400.000
Total harta bersih: Rp6.726.600.000.

