RELUNG.ID – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi menetapkan Hermanto Syayuti sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kota Palembang periode 2026-2031.
Dalam susunan kepengurusan yang diumumkan DPP PKB di Jakarta, Kamis (11/6/2026), Hermanto akan didampingi Subeni sebagai Sekretaris dan Eko Saputra sebagai Bendahara.
Penetapan tersebut menjadi titik awal konsolidasi baru PKB Palembang menghadapi agenda politik 2029. Hermanto langsung memasang target tinggi, yakni membawa PKB meraih delapan kursi DPRD Kota Palembang sekaligus merebut kursi pimpinan legislatif.
“Target kami jelas. Setelah pembenahan struktur selesai, PKB harus mampu meraih delapan kursi dan merebut kursi pimpinan DPRD Kota Palembang pada Pemilu 2029,” tegas Hermanto.
Untuk mencapai target tersebut, ia menegaskan fokus utama kepengurusannya adalah memperkuat struktur partai hingga level paling bawah. Konsolidasi organisasi akan dilakukan secara bertahap mulai dari Pengurus Anak Cabang (PAC), ranting, anak ranting hingga tingkat lingkungan RT.
Menurutnya, kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh figur di tingkat atas, tetapi juga oleh soliditas mesin organisasi di akar rumput.
Selain pembenahan struktur, Hermanto juga menempatkan kaderisasi sebagai prioritas utama. Berbagai badan otonom PKB seperti Garda Bangsa, Gemasaba, Panji Bangsa, Pergerakan Perempuan Bangsa dan organisasi sayap lainnya akan diperkuat sebagai instrumen regenerasi partai.
Ia memastikan kepengurusan yang akan disusun juga melibatkan unsur Nahdlatul Ulama (NU) sebagai bagian dari upaya memperkuat basis ideologis dan sosial PKB di Kota Palembang.
Hermanto mengusung visi menjadikan PKB Palembang sebagai kekuatan politik yang modern, inklusif dan berdaya guna bagi umat, daerah dan bangsa. Menurutnya, partai politik tidak cukup hanya hadir saat momentum pemilu, tetapi harus mampu menawarkan solusi nyata terhadap persoalan masyarakat.
“PKB harus memperkuat basis, memperluas pengaruh politik, dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Di tengah perubahan pola politik masyarakat, Hermanto menilai modernisasi partai menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda. Pemanfaatan teknologi digital, strategi komunikasi kreatif dan kolaborasi dengan berbagai komunitas akan menjadi bagian penting dalam memperluas basis dukungan pemilih.
Ia secara khusus membidik generasi muda dan pemilih baru sebagai segmen strategis yang harus didekati dengan pendekatan yang lebih adaptif dan relevan.
“Ekspansi basis elektoral harus diiringi modernisasi partai melalui teknologi digital, komunikasi kreatif dan kolaborasi dengan berbagai komunitas,” katanya.
Tak hanya fokus pada agenda politik, Hermanto juga berkomitmen mendorong program-program pemberdayaan masyarakat di bidang pertanian, UMKM, pendidikan hingga kegiatan sosial keagamaan sebagai bentuk kehadiran partai di tengah masyarakat.
Ia menegaskan PKB akan tetap menjaga identitas politik Islam yang moderat dengan berpegang pada nilai-nilai Ahlussunah Wal Jamaah yang toleran, inklusif dan solutif.
“Kami akan menjaga identitas keislaman yang Rahmatan lil Alamin sebagai dasar gerakan politik dan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya. (DSK)

