RELUNG.ID – Gerak cepat anggota Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Seberang Ulu (SU) II Palembang dalam mengungkap kasus pembunuhan terhadap pria lanjut usia (lansia) bernama Suharno Taryak (72) membuahkan hasil.
Pelaku bernama Herry Tarmizi (49) warga Jalan Batu II, Lorong Manggis, Kelurahan 13 Ulu, Kecamatan SU II Palembang berhasil diringkus polisi ketika sedang berobat di RS Siti Fatimah Palembang, Senin (15/6) malam.
Kapolsek SU II Palembang Kompol Dedi Rahmat Hidayat membenarkan penangkapan tersebut. Dia berkata akibat perkelahian itu, keduanya sama-sama mengalami luka bacok sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Masih dikatakan oleh Dedi, korban Suharno Taryak dilarikan oleh keluarganya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palembang BARI. Sedangkan pelaku Herry Tarmizi dibawa keluarganya berobat ke RS Siti Fatimah.
“Ketika kita mendapatkan informasi pelaku berobat di sana, anggota kita langsung penjemputan. Saat ini yang bersangkutan sudah diamankan di Polsek SU II Palembang,” kata Dedi saat dikonfirmasi, Selasa (16/6) pagi.
Dedi mengungkapkan, pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terhadap tersangka Herry Tarmizi untuk mengetahui motif serta penyebab kejadian berdarah itu terjadi.
“Untuk motifnya masih kita lakukan pendalaman, anggota kita masih terus memeriksa dan menggali keterangan tersangka untuk mengetahui penyebab perkelahian keduanya. Nanti kita sampaikan perkembangannya,” jelas dia.
Diberitakan sebelumnya, Seorang pria lanjut usia (lansia) bernama Suharno Taryak (72) warga Jalan Batu II, Kelurahan 13 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang meregang nyawa usai dibacok oleh tetangganya berinisial IW.
Peristiwa berdarah yang merenggut nyawa korban Suharno Taryak itu terjadi di halaman rumahnya, Senin (15/6) sekitar pukul 17.00 WIB.
Berdasarkan data dihimpun, kejadiannya bermula ketika anak korban Dian sedang menunggu barang dagangannya. Lalu, datang pelaku IW yang diduga mengalami gangguan jiwa masuk pekarangan rumah dengan membawa sebilah pisau.
Saksi Dian yang melihat pelaku IW membawa pisau merasa ketakutan dan memanggil ayahnya. Mendengar teriakan sang anak, korban Suharno Taryak pun langsung keluar rumah membawa sebilah pedang.
Kemudian terjadilah perkelahian antara korban Suharno Taryak dengan pelaku IW. Nahasnya, pedang yang dibawa oleh korban berhasil direbut oleh pelaku yang langsung dibacokan ke arah Suharno secara berulang kali.
Usai kejadian pelaku IW langsung kabur melarikan diri, sementara korban Suharno langsung dilarikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang (RSMP) untuk mendapatkan perawatan intensif dan meninggal dunia. (DNP)

