RELUNG.ID – VinFast melakukan penarikan kembali atau recall untuk mobil VF8 di Amerika Serikat.
Recall ini dilakukan lantaran airbag pada crossover tersebut tidak berfungsi dengan baik.
Hal ini dapat memicu masalah keselamatan bagi penggunanya.
Dikutip dari Carscoops, dari laporan bagian keselamatan, perusahaan pertama kali menyadari permasalahan tersebut pada tanggal 19 April lalu.
Dimana, saat itu seorang pelanggan di Vietnam membawa VinFast VF8 mereka ke dealer karena lampu peringatan airbag menyala.
Kemudian, pihak dealer pun menyelidiki permasalahan ini dan menemukan bahwa kantung udara sisi penumpang depan dilengkapi dengan penyala lembam.
Padahal, seharusnya hanya dipasang pada kendaraan pra-produksi untuk memastikan keselamatan para insinyur selama pengujian pengembangan akhir.
Kemudian, VinFast pun melakukan investigasi dan akhirnya memutuskan bahwa ada risik yang tidak masuk akal terhadap keselamatan sehingga mereka memutuskan untuk melakukan recall.
Produsen mobil ini juga telah mengeluarkan perintah penghentian pengiriman dan penghentian penjualan secara global untuk kendaraan yang terkena dampak.
Setidaknya ada 284 unit yang ditarik dengan rincian 52 kendaraan sudah berada di tangan pelanggannya. Sejauh ini, tidak ada kecelakaan ataupun cedera yang dilaporkan.
Perbaikannya pun sangat mudah karena dealer akan memasang kantung udara baru dengan penyulut aktif.
Pelanggan akan segera diberitahu, tetapi kendaraan yang dilengkapi dengan ignitor inert akan menyalakan lampu peringatan kantung udara untuk memperingatkan konsumen.

