RELUNG.ID – Aksi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di lingkungan sekolah mulai marak di Palembang. Dalam seminggu terdapat dua kejadian di wilayah Kecamatan Seberang Ulu, Palembang
Baca Juga: Seo In Guk Dan Park So Dam Bakal Membintangi Drama Korea Baru
Korban pertama yakni seorang guru yang bernama Venny Ariani (25). Dia melaporkan kehilangannya pada Rabu (11/1). Dalam laporannya, kejadian ini berawal saat dia akan pulang dari mengajar. Namun, dia melihat motor yang diparkirkannya di halaman sekolah sudah tidak ada.
“Saya sempat pulang pas Isoma, dan kembali ke sekolah dengan menggunakan motor dan memarkirkannya di halaman sekolah. Namun, ketika jam pulang dan habis mengisi absen motor saya sudah tidak ada,” kata guru SMP Negeri 30 ini.
Baca Juga: 300 Mobil Dinas Pemkot Palembang Bakal Dilelang
Kejadian curanmor kembali dilaporkan pada Kamis kemarin (12/1). Korbannya yakni Novita Dewi (46) seorang orangtua murid di MI Az-Zahir di Jalan Bungaran V, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, pada Rabu (11/1).
Dewi mengatakan, saat kejadian dia tengah mengantar anaknya dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat. Sesampainya di sekolah, dia memarkirkan motornya dan mengantar anaknya ke ruang kelasnya. Namun, saat akan pulang, dia melihat motornya sudah raib digondol maling.
“Saya cuma sebentar mengantar anak saya. Tapi, motor saya BG 2192 TAA warna silver sudah tidak ada lagi,” katanya
Menanggapi maraknya curanmor di lingkungan sekolah, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Haris Dinzah mengatakan, piahknya telah menerima setiap laporan korban curanmor. Bahkan, pihaknya juga telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Laporan ini akan ditindaklanjuti oleh anggota Reskrim kita,” pungkasnya.
