RELUNG.ID – Aksi kejar-kejaran antara polisi dan seorang pria yang diduga membawa narkotika berakhir dramatis di area persawahan warga di Jalan Baru, Desa Keromongan, Kecamatan Martapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.
Pelarian pria berinisial C itu terhenti setelah mobil yang dikendarainya hilang kendali dan terjun ke persawahan. Kendaraan tersebut bahkan disebut melompat sekitar 50 meter dari badan jalan sebelum akhirnya mendarat di area sawah.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (5/9/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres OKU Timur langsung mengamankan C setelah kendaraan yang digunakan untuk melarikan diri mengalami kecelakaan.
Kapolres OKU Timur AKBP Dr. Lalu Hedwin Hanggara melalui Kasat Resnarkoba Polres OKU Timur AKP Guntur membenarkan penangkapan tersebut.
“Benar telah terjadi penangkapan. Saat ini kami masih melakukan tahap pengembangan lebih lanjut terhadap pelaku. Satu orang diduga pelaku berhasil kita amankan dan seluruh barang bukti sudah dibawa ke kantor,” ujar Guntur saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Sabtu (5/9/2026).
Dari penangkapan tersebut, polisi menyita narkotika jenis sabu dan pil ekstasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkoba.
“Untuk barang bukti berupa sabu dan pil ekstasi (ineks), alhamdulillah semuanya berhasil kita dapatkan dan amankan,” katanya.
Guntur mengatakan, sejauh ini baru satu orang yang diamankan dalam pengungkapan tersebut. C diketahui merupakan warga Desa Sabah Lioh, Kecamatan Bunga Mayang, OKU Timur.
“Pelaku yang diamankan tersebut diketahui berinisial C, yang tercatat sebagai warga Desa Sabah Lioh, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten OKU Timur,” jelasnya.
Pengejaran tersebut membuat suasana di sekitar lokasi kejadian menjadi perhatian warga. Mobil yang dikendarai C ditemukan dalam kondisi ringsek dan terjebak di lumpur persawahan.
Kendaraan tersebut diduga melaju kencang saat C berusaha menghindari kejaran petugas. Mobil kemudian keluar dari badan jalan dan terlempar hingga sekitar 50 meter sebelum berhenti di tengah sawah.
Proses evakuasi kendaraan pun tidak mudah. Polisi harus menggunakan mobil derek untuk menarik minibus tersebut dari area persawahan.
Bukan hanya kendaraan pelaku yang mengalami masalah. Mobil anggota Satresnarkoba Polres OKU Timur yang terlibat dalam pengejaran juga mengalami kerusakan teknis sehingga harus dievakuasi menggunakan mobil derek.
Setelah C diamankan, polisi langsung membawanya beserta barang bukti ke kantor Satresnarkoba Polres OKU Timur untuk menjalani pemeriksaan. (MZN)
