Massa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Palembang kembali melakukan aksi unjuk rasa di Jalan POM IX, tepatnya depan pintu gerbang kantor DPRD Sumsel, Rabu (14/9). Aksi tersebut sebagai bentuk penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
“Kenaikan harga BBM ini jelas menambah beban masyarakat!,” kata Ketua DPD IMM Sumsel, Robiatul Maulana didampingi Koordinator Lapangan (Korlap), M Wahyu Nugroho, Rabu (14/9).
Karena itu, pihaknya melakukan aksi ini untuk mendukung masyarakat agar pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM. Menurutnya, kenaikan harga BBM ini membuktikan jika DPR RI tidak berpihak dengan rakyat.
Sebagai mahasiswa yang merupakan ujung tombak masyarakat menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPRD Sumsel. “Aksi ini merupakan kepentingan masyarakat se Indonesia,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Sumsel, Anita Noeringhati yang menemui massa mengatakan menerima setiap aspirasi yang disampaikan para mahasiswa. Pihaknya pun bakal menyampaikan aspirasi ini ke pusat.
“Saya sudah mendatangani tuntutan ini dan akan membawanya ke pusat,” pungkasnya. Usai penandatanganan tersebut, massa IMM langsung membubarkan diri.

