Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Alarm Karhutla Naik di Akhir Tahun, Sumsel Hadapi Ledakan Kebakaran Lahan Meski Masuk Musim Hujan Lokal
Regional

Alarm Karhutla Naik di Akhir Tahun, Sumsel Hadapi Ledakan Kebakaran Lahan Meski Masuk Musim Hujan Lokal

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda14/11/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Karhutla di Banyuasin, Foto : BPBD Sumsel
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan kembali menjadi perhatian serius setelah data terbaru menunjukkan lonjakan luas lahan terbakar sepanjang 2025. Memasuki periode transisi menuju musim hujan, Sumsel justru mengalami peningkatan signifikan kebakaran lahan yang memicu kewaspadaan lintas instansi.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Kementerian Kehutanan, Ferdian Kristanto, mengungkapkan bahwa total luasan karhutla sejak Januari hingga Oktober 2025 mencapai 5.264,2 hektare, meningkat drastis dibandingkan dua bulan sebelumnya.

Data terbaru menunjukkan bahwa karhutla mengalami peningkatan hampir 2.329 hektare sejak Agustus lalu. Kenaikan ini bertepatan dengan puncak musim kemarau, namun Ferdian menegaskan faktor teknis pengamatan satelit juga berpengaruh.

“Citra satelit pada bulan-bulan tertentu lebih jelas, sehingga pencatatan luasan menjadi lebih akurat,” jelasnya, Jumat (14/11/2025).

Dari total area terbakar, lahan mineral kembali mendominasi dengan 4.882,7 hektare, sementara gambut tercatat 381,6 hektare.

Delapan wilayah di Sumsel tercatat sebagai daerah dengan lahan terbakar terluas yakni OKI: 1.293,2 ha, Musi Banyuasin: 960,4 ha, Ogan Ilir: 654,8 ha, OKU: 629,7 ha, Musi Rawas: 369,6 ha, Muratara: 298,6 ha, OKU Selatan: 259,0 ha dan Empat Lawang: 214,7 ha.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pola karhutla masih konsisten menyerang area yang didominasi lahan mineral dan kawasan dengan aktivitas manusia yang tinggi.

Meski sejumlah wilayah mulai diguyur hujan, intensitasnya masih bersifat lokal dan belum cukup untuk meredam risiko kebakaran. Situasi tersebut mendorong Manggala Agni memperpanjang masa patroli hingga Desember 2025.

Langkah ini juga didorong oleh efek anomali iklim, seperti kejadian kebakaran besar yang kembali pecah di beberapa wilayah Riau, memaksa Manggala Agni melakukan operasi gabungan di Kampar, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Pelalawan, Siak, dan Bengkalis.

BNPB sebelumnya menyiagakan lima helikopter untuk operasi karhutla di Sumsel, namun tiga di antaranya ditarik akibat pembagian kebutuhan nasional. Kini hanya dua helikopter yang masih bertugas hingga 30 November 2025 yakni satu helikopter patroli dan satu helikopter water bombing

Keduanya difokuskan untuk menyisir wilayah risiko tertinggi, yaitu Musi Banyuasin, Banyuasin, dan OKI.

“Hujan sudah mulai turun, tapi belum merata. Ini alasan dua helikopter tetap bertahan,” ungkap Sudirman, Kabid Penanganan Darurat BPBD Sumsel.[THQ]

Data tiga tahun terakhir menunjukkan pola konsisten:

  • 2023: 4.162,3 ha terbakar
  • 2024: 3.160,3 ha
  • 2025: kembali naik di atas 5.200 ha
Karhutla Kebakaran Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMenang dengan 10 Pemain Lagi, Sumsel United Tunjukkan Mental Baja dan Naik ke 3 Besar
Next Article 832 Polisi Aktif Pernah Duduki Jabatan Publik, MK: Kini Tak Bisa Lagi Tanpa Mundur atau Pensiun
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,897 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,770 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,742 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?