RELUNG.ID – Peristiwa tragis mengguncang Desa Bangun Rejo, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan. Seorang pemuda bernama Gusmadi (23) tega menembak ibu kandungnya, Hely Febrianti (53), hingga meninggal dunia, Kamis (24/4). Kejadian memilukan ini bermula dari cekcok terkait uang sebesar Rp 3 juta yang diterima korban dari pembayaran utang.
Kasat Reskrim Polresta OKU Timur, AKP Mukhlis, mengungkapkan bahwa konflik berawal saat pelaku meminta uang tersebut kepada korban namun tidak diberikan.
“Korban baru menerima pembayaran utang Rp 3 juta. Tersangka meminta uang tersebut, namun korban menolak. Perdebatan pun terjadi di dalam kamar,” jelas Mukhlis, Jumat (25/4).
Usai perdebatan, korban berencana meninggalkan rumah untuk menghadiri kegiatan pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) di kantor desa. Namun, tersangka kembali mendesak korban untuk memberikan uang.
Dalam kondisi emosional, Gusmadi mengambil senjata api rakitan dengan maksud menakut-nakuti. Ia bahkan mengacungkan senjata ke arah kepalanya sendiri sambil berkata, “Tembak saja aku, Buk, kalau aku tidak berguna di rumah ini.”kata dia.
Saat korban berusaha menepis senjata itu, terjadi letusan yang tidak disengaja. Peluru mengenai tubuh korban, menyebabkan luka serius. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Purwodadi dan dirujuk ke RS Charitas, namun nyawanya tidak tertolong.
Setelah kejadian, Gusmadi melarikan diri. Polisi yang menerima laporan segera melakukan pengejaran dan menangkap pelaku di lokasi pelarian yang tidak jauh dari tempat kejadian.
“Dari tangan tersangka, kami mengamankan barang bukti berupa senjata api rakitan, pakaian korban dan pelaku, serta rekaman CCTV,” ujar Mukhlis.
Saat ini, Gusmadi telah diamankan di Polres OKU Timur untuk penyelidikan lebih lanjut. Kasus ini menjadi perhatian serius, mengingat senjata api rakitan yang digunakan dan konflik keluarga yang berujung tragedi.[THQ]

