RELUNG.ID – Anggota Komisi XIII Fraksi PKB DPR RI, H SN Prana Putra Sohe, menyoroti kerusakan alat keamanan di sejumlah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Indonesia, termasuk di Lubuklinggau. Ia meminta pemerintah untuk segera menyiapkan teknisi khusus guna memastikan alat-alat keamanan seperti X Ray dan metal detector tetap berfungsi optimal.
Nanan, sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa dalam rapat yang telah dilaksanakan, ia telah menyampaikan pentingnya pemeliharaan alat-alat keamanan tersebut. Ia pun bersyukur bahwa pemeliharaan direncanakan akan dilakukan tahun ini.
“Insya Allah tahun ini pemeliharaan akan dilakukan. Kita bersyukur bahwa hal itu akan direalisasikan,” ujarnya, Minggu, 23 Maret 2025.
Namun, ia menyayangkan jika pemeliharaan tersebut harus menunggu waktu yang lama. Menurutnya, alat-alat keamanan Lapas tidak boleh dibiarkan rusak dalam waktu lama karena dapat berisiko terhadap keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.
“Seharusnya ada vendor atau teknisi yang bisa langsung menangani perbaikan alat-alat tersebut tanpa harus menunggu lama,” tegasnya.
Nanan juga menyoroti potensi ancaman masuknya barang terlarang ke dalam Lapas akibat tidak berfungsinya alat keamanan. Ia mengkhawatirkan masuknya barang elektronik seperti handphone serta narkotika yang dapat membahayakan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.
“X Ray dan metal detector sangat penting untuk mencegah masuknya barang-barang yang dilarang. Oleh karena itu, pemeliharaan alat keamanan harus menjadi prioritas,” tambahnya.
Sebagai solusi jangka panjang, Nanan berharap selain adanya program pemeliharaan tahun ini, pemerintah juga perlu menyiapkan teknisi khusus yang dapat bertugas secara rutin dalam merawat dan memperbaiki alat keamanan di seluruh Lapas.
“Kedepannya, selain pemeliharaan berkala, harus ada teknisi khusus yang bisa langsung menangani jika ada kerusakan. Jangan sampai keamanan Lapas terganggu hanya karena alat-alat pendukungnya tidak terawat,” pungkasnya. (NSR)

