Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Saturday, 10 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Ancaman Karhutla Meningkat di 2026, Menteri LH Soroti Tanggung Jawab Perusahaan di Sumsel
Regional

Ancaman Karhutla Meningkat di 2026, Menteri LH Soroti Tanggung Jawab Perusahaan di Sumsel

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda06/05/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat seusai mengikuti Apel Kesiapsiagaan Nasional Penanggulangan Karhutla 2026 di Palembang, Rabu (6/5/2026). Foto : Toriq/Relung. Id
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID — Menjelang musim kemarau 2026, pemerintah mulai memperketat strategi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), dengan menyoroti peran krusial dunia usaha. Menteri Lingkungan Hidup (LH), Jumhur Hidayat, menegaskan bahwa korporasi tidak boleh lagi bersikap pasif atau hanya fokus pada wilayah konsesi masing-masing.

Jumhur menekankan pendekatan kolaboratif menjadi kunci utama menghadapi ancaman karhutla yang diprediksi meningkat akibat musim kemarau panjang. Perusahaan diminta ikut mengawasi wilayah sekitar, termasuk area non konsesi yang kerap menjadi titik rawan kebakaran.

“Pengendalian karhutla tidak bisa dilakukan secara parsial. Lingkungan itu saling terhubung, sehingga pengawasan juga harus menyeluruh,” ujarnya usai mengikuti Apel Kesiapsiagaan Nasional Penanggulangan Karhutla 2026 di Palembang, Rabu (6/5/2026).

Menurut Jumhur, salah satu titik paling rentan berada di kawasan gambut yang mudah terbakar saat kering. Bahkan dirinya menyoroti pentingnya pengelolaan tata air, termasuk pembangunan embung dan upaya menjaga kelembapan lahan sebagai langkah preventif yang tidak bisa ditunda.

“Selain langkah teknis di lapangan, pemerintah juga memperkuat sistem deteksi dini melalui pemantauan kualitas udara. Dengan dukungan stasiun pemantau tetap dan perangkat bergerak, potensi kebakaran diharapkan dapat diidentifikasi lebih cepat sehingga respons bisa dilakukan sebelum meluas,”kata dia.

Tak hanya itu, dirinya menegaskan pengawasan terhadap perusahaan juga akan diperketat. Pemerintah memastikan tidak ada toleransi bagi praktik pembakaran lahan untuk kepentingan bisnis. Sanksi tegas, termasuk konsekuensi hukum berat, siap dijatuhkan kepada pelanggar.

“Dalam upaya memperkuat mitigasi, Kementerian LH juga mendorong perusahaan melakukan audit lingkungan secara mandiri. Hasil audit tersebut diharapkan mampu menjadi peta awal dalam mengidentifikasi risiko karhutla di masing-masing wilayah operasional,”kata dia.

Langkah-langkah ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam menekan potensi bencana tahunan tersebut. Dengan kesiapan sejak dini dan keterlibatan semua pihak, risiko karhutla di Sumatera Selatan diharapkan dapat diminimalkan secara signifikan.

“Pencegahan harus dimulai sekarang. Jangan menunggu api muncul baru bergerak,” tegas Jumhur.[THQ]

Jumhur Hidayat Karhutla Menteri LH Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous Article1.296 Penumpang Padati Stasiun Kertapati, Puncak Arus Balik di Divre III Palembang Terjadi Hari Ini
Next Article Menko Polkam Ingatkan Ancaman Nyata Karhutla di Sumsel Meski Angka Menurun
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20264 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,865 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,739 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,713 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?