Jin atau Kim Seok Jin, yang merupakan anggota tertua dari supergrup K-pop BTS, memulai wajib militer selama 18 bulan di kamp pelatihan garis depan Korea Selatan pada hari Selasa (13/12).
Dilansir dari APNews, Kementerian Pertahanan Korea Selatan menyebutkan Jin berusia 30 tahun awal bulan ini memasuki kamp pelatihan di Yeoncheon, sebuah kota dekat perbatasan yang tegang dengan Korea Utara, selama lima minggu pelatihan dasar militer bersama dengan prajurit wajib militer baru lainnya.
Setelah pelatihan yang melibatkan praktik menembak senapan, melempar granat, dan berbaris, dia dan wajib militer lainnya akan ditugaskan ke unit tentara di seluruh negeri.
Para penggemar pun berkumpul di dekat pangkalan untuk mengucapkan selamat tinggal kepada bintang mereka. Beberapa dari penggemar memegang foto Jin dan puluhan jurnalis berkumpul di dekat kamp. Meski demikian, Jin tidak menemui mereka karena kendaraan yang membawanya pindah ke kamp pelatihan tidak mengeluarkannya.
“Saya ingin menunggu (untuk) Jin dan melihatnya pergi ke militer dan mendoakan yang terbaik untuknya,” kata penggemarnya Mandy Lee dari Hong Kong sebelum Jin masuk ke kamp.
Beberapa jam sebelum memasuki kamp, Jin sempat menulis di platform penggemar online Weverse bahwa jika dia akan memenuhi panggilan. Bahkan, dia pun sempat mengunggah foto dirinya dengan potongan militer dan beberapa pesan yang ditulisnya.
“Ha ha ha. Ini lebih manis dari yang saya duga.” tulisnya.
Seperti diketahui, BTS didirikan pada tahun 2013 dan memiliki banyak pendukung global yang menyebut diri mereka sebagai “Tentara”. Anggota lainnya adalah RM, Suga, J-Hope, Jimin, V dan Jungkook, yang termuda di usia 25 tahun. Grup ini memperluas popularitasnya di Barat dengan megahit 2020 “Dynamite”, lagu berbahasa Inggris pertama band yang dibuat BTS artis K-pop pertama yang memuncaki Billboard’s Hot 100. Band ini telah tampil di arena yang terjual habis di seluruh dunia dan bahkan diundang untuk berbicara di pertemuan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Nantinya, satu demi satu anggotanya bakal mengikuti wajib militer. Sehingga, boy band terbesar di dunia itu harus absen beberapa tahun mendatang.
