Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Angka Kematian Akibat DBD di Sumsel Mencapai 34 Orang Sepanjang Januari-Mei 2024
Indeks

Angka Kematian Akibat DBD di Sumsel Mencapai 34 Orang Sepanjang Januari-Mei 2024

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda21/05/2024
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi nyamuk DBD. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID — Angka kematian akibat demam berdarah dengue (DBD) di Sumatera Selatan terus meningkat. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, hingga 20 Mei 2024, tercatat 34 orang meninggal dunia akibat penyakit tersebut.

“Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, di mana pada 2021 tercatat 3 kematian, pada 2022 meningkat menjadi 31 kematian, dan pada 2023 turun menjadi 22 kematian, ” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian (P2P) Dinas Kesehatan Sumsel, Ira Primadesa, Selasa (21/5/2024).

menyatakan bahwa kasus kematian terbanyak terjadi di Kota Palembang dengan 9 orang, diikuti oleh Ogan Komering Ulu (OKU) dengan 8 orang, Ogan Ilir (OI) dengan 5 orang, Musi Banyuasin (Muba) dengan 4 orang, Banyuasin dengan 3 orang, dan OKU Selatan dengan 2 orang. Sementara di Lahat, Pagar Alam, dan OKU Timur masing-masing mencatat 1 kematian.

Meski Palembang masih menjadi wilayah dengan jumlah kematian tertinggi, jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Pada 2022, angka kematian di Palembang mencapai 15 orang dan pada 2023 sebanyak 11 orang. Sebaliknya, wilayah OKU mengalami peningkatan signifikan dari nol kasus pada 2022 dan 2023 menjadi 8 kematian pada tahun ini, ” kata dia.

Secara keseluruhan, kasus DBD di Sumsel mencapai 3.814 orang, melonjak sekitar 1.000 kasus dibandingkan tiga tahun terakhir. Pada 2021, kasus DBD di Sumsel tercatat 1.135 orang, pada 2022 meningkat menjadi 2.854 orang, dan pada 2023 sedikit menurun menjadi 2.804 orang.

Kenaikan kasus tertinggi terjadi pada Januari dengan 1.578 kasus, diikuti oleh Februari dengan 1.194 kasus, Maret dengan 729 kasus, dan April dengan 293 kasus. Hingga 20 Mei, tercatat 20 kasus yang masih terus diperbarui.

Jumlah kasus terbanyak tercatat di Palembang dengan 219 orang, meskipun jumlah ini menurun drastis dibandingkan 908 kasus pada 2022 dan 727 kasus pada 2023. Wilayah lain yang mencatat kasus tinggi termasuk Muba dengan 192 kasus, Banyuasin dengan 163 kasus, OKU dengan 146 kasus, Prabumulih dengan 145 kasus, OI dengan 139 kasus, OKI dengan 119 kasus, dan Muara Enim dengan 106 kasus. Sementara 9 daerah lainnya mencatat kurang dari 100 kasus DBD.

Dinas Kesehatan Sumsel telah mengeluarkan surat edaran pemberantasan sarang nyamuk (PSN) pada Januari dan surat edaran antisipasi kejadian luar biasa (KLB) pada Februari sebagai langkah antisipasi penyebaran DBD. Upaya ini membuat tren kasus menurun dari Maret hingga Mei.

Selain itu, Dinas Kesehatan Sumsel telah mendistribusikan insektisida, larvasida, dan Rapid Diagnostic Test (RDT) ke seluruh daerah di Sumsel. Pelaksanaan PSN dan pengendalian vektor juga telah dilakukan serentak di kabupaten/kota untuk mengantisipasi penyebaran DBD di Sumsel.[RG]

DBD Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePolisi Tetapkan Bidan di Prabumulih sebagai Tersangka Kasus Malpraktik
Next Article VIDEO: Dilarikan ke Rumah Sakit Karena Tak Sadarkan Diri, Ternyata Begini Kondisi Ruben Onsu
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,888 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,760 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,734 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?