RELUNG.ID – Kantor Urusan Agama (KUA) Pusaka Kayuagung mencatat angka pernikahan di Kayuagung OKI mengalami peningkatan.
Tercatat sejak Januari hingga Juni 2024, total pernikahan di OKI yaitu sebanyak 150 pasangan.
Jumlah tersebut sudah mencapai setengah dari jumlah pernikahan tahun lalu yaitu sebanyak 475 pasangan sepanjang tahun 2023.
Kepala Kantor KUA Pusaka Kayuagung, Dumiyati mengakui memang untuk tahun 2024 ini angka pernikahan mengalami peningkatan. Meski demikian, peningkatan ini tidak terlalu signifikan.
Menurutnya, meski harga emas mengalami kenaikan. Namun, tidak menurunkan niat para pasangan untuk menikah. Karena, emas bukan satu-satunya benda yang dijadikan mahar dalam pernikahan.
“Mahar itu tidak ada ketentuannya karena tidak masuk dalam rukun nikah kalau dari Mazhab Syafii,” terangnya.
Meski demikian, calon pengantin pria biasanya akan tetap berusaha untuk menyanggupi memberikan mahar emas sebagai bentuk kemampuan suami untuk menafkahi istrinya, terlebih lagi di Kabupaten OKI.
“Mahar itu menurut saya sebagai bentuk kesanggupan suami dalam menafkahi calon istrinya nanti,” pungkasnya. (NND)

