Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Api Berhasil Dipadamkan, Sumsel Masih Masuk Zona Rawan Karhutla Sepekan ke Depan
Regional

Api Berhasil Dipadamkan, Sumsel Masih Masuk Zona Rawan Karhutla Sepekan ke Depan

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda06/07/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Seluruh titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sempat muncul di sejumlah wilayah Sumatera Selatan akhirnya berhasil dipadamkan. Meski situasi terkendali, aparat gabungan belum menurunkan kewaspadaan lantaran potensi kebakaran masih tergolong tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatra, Kementerian Kehutanan, Ferdian Krisnanto, mengatakan seluruh titik api yang sebelumnya terdeteksi kini telah berhasil dipadamkan melalui operasi terpadu yang melibatkan berbagai instansi.

“Semua titik api saat ini sudah padam di Sumsel,” kata Ferdian, Senin (6/7/2026).

Beberapa lokasi yang sebelumnya menjadi fokus penanganan di antaranya berada di Desa Gumai, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Desa Ulak Petangisan, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir, serta lahan gambut di Kecamatan Pedamaran Timur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Khusus di wilayah OKI, proses pemadaman berlangsung selama tiga hari karena karakteristik lahan gambut yang membuat api sulit dipadamkan.

Meski seluruh titik api telah dipastikan padam, petugas masih bersiaga penuh menyusul proyeksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memperkirakan tingkat bahaya kebakaran di Sumsel masih berada pada kategori tinggi selama sepekan ke depan.

“Seluruh personel tetap siaga karena BMKG memprediksi potensi kebakaran masih tinggi dalam beberapa hari ke depan,” ujarnya.

Menurut Ferdian, pengawasan kini diprioritaskan di sejumlah kawasan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi sekaligus berdekatan dengan objek vital nasional. Salah satunya Kabupaten Ogan Ilir yang dilintasi Jalan Tol Trans Sumatra, jalur kereta api, hingga jaringan pipa minyak.

Kebakaran di kawasan tersebut dikhawatirkan tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengganggu aktivitas transportasi akibat kabut asap serta membahayakan infrastruktur strategis nasional.

Selain Ogan Ilir, kawasan gambut di Kabupaten OKI dan Musi Banyuasin (Muba) juga menjadi perhatian utama. Karakter lahan gambut yang mampu menyimpan bara api di bawah permukaan membuat proses pemadaman membutuhkan waktu lebih lama dan personel lebih banyak.

“Di OKI kemarin kami mengerahkan 45 personel agar api cepat dipadamkan, tidak meluas, dan tidak menimbulkan asap dalam skala besar,” jelasnya.

Sementara itu, peningkatan frekuensi kebakaran juga mulai terpantau di Kabupaten Muara Enim dan Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Kondisi tersebut membuat patroli darat maupun pemantauan udara terus diperkuat sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi munculnya titik api baru.

Berdasarkan laporan lapangan, tim Manggala Agni bersama BPBD Muara Enim sebelumnya berhasil memadamkan kebakaran lahan seluas sekitar satu hektare di Desa Gumai. Lahan yang terbakar didominasi semak belukar dan kayu gelam di atas gambut dangkal.[THQ]

Karhutla Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBMKG: Cuaca Sumsel Masih Berpotensi Diguyur Hujan Meski Suhu Siang Tembus 33 Derajat
Next Article Modus Antar Anak Sekolah, Pria di Palembang Jual Motor Adik Ipar
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/20266 Views
Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20263 Views
Regional

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/20260 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,937 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,807 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,780 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?