Pemerintah Arab Saudi bakal menunjuk enam perusahaan sebagai pelaksana ibadah haji 1443 H atau tahun 2023. Hal ini diketahui saat Muktamar Haji di Jeddah, Arab Saudi beberapa waktu lalu.
Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq F Al Rabiah mengatakan pihaknya terus melakukan transformasi pelayanan jemaah haji di Arab Saudi. Menurutnya, saat ini sudah tidak ada lagi Muassasah. Namun, penyelenggara haji dilakukan oleh Syarikah atau perusahaan.
“Ada enam syarikah (perusahaan) yang ditunjuk dalam pelaksanaan layanan ibadah haji tahun ini. Setiap negara, termasuk Indonesia, dapat memilih syarikah dalam menyiapkan layanan,” katanya dikutip dari keterangan resmi Kemenag RI.
Baca Juga: Tidak Ada Pembatasan Usia, Indonesia Dapat Kuota Haji 2023 Sebanyak 221 Ribu
Syarikah atau perusahaan ini nantinya akan dihadirkan sehingga setiap negara dapat menilai langsung kesiapan dan tawaran layanan yang mereka siapkan. Selain itu, akan ada kesempatan setiap negara untuk mendapatkan harga terbaik.
“Saya juga minta agar perjanjian dibuat dengan detail agar dapat memberikan layanan terbaik juga. Selain itu, dapat menjadi pegangan ketika syarikah melanggar. Jika mereka melanggar, kami bisa memberikan sanksi,” ujarnya.
Sementara itu, Menag RI, Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, saat ini pihaknya telah menerima dokumen MoU penyelenggaraan haji 1443 atau tahun 2023. Dokumen ini diserahkan langsung oleh Menteri Umrah dan Haji Arab Saudi Tawfiq F Al Rabiah bersamaan dengan digelarnya Pameran Haji di Jeddah, Senin kemarin (9/1).
Baca Juga: Cek Estimasi Keberangkatan Haji Bisa melalui Pusaka, Begini Caranya
“Kemarin MoU sudah saya tanda tangani bersama dengan Menteri Tawfiq. Hari ini, beliau serahkan dokumen MoU tersebut bersamaan dengan pembukaan Pameran Haji di Jeddah,” ujar Menag.
MoU ini antara lain mengatur tentang kuota jemaah haji Indonesia tahun ini yang kembali normal, mencapai 221 ribu orang. Meski demikian, pihaknya masih mengupayakan agar dapat mendapat kuota tambahan. Misalnya, dengan memanfaatkan kuota negara lain yang tidak terserap maksimal.
“Ini kami perjuangkan agar kuota yang tersedia terserap efektif dan antrean jemaah haji Indonesia juga tidak terus bertambah,” lanjutnya.
Baca Juga: Daftar Haji Hingga Nikah Bisa Lewat Online, Begini Caranya
Dia juga mengapresiasi atas gelaran Pameran Haji. Ajang ini memberi kesempatan kepada para penyelenggara untuk melihat beragama layanan yang disiapkan dan ditawarkan oleh syarikah atau perusahaan yang telah ditunjuk Saudi sebagai penyedia layanan.
“Kami hadir dalam pameran ini untuk melihat langsung layanan yang disiapkan dan ditawarkan oleh syarikah. Kami terus berupaya memberikan layanan terbaik kepada jemaah haji Indonesia,” pungkasnya.

