RELUNG.ID – Dunia komputasi papan tunggal (single-board computer/SBC) kembali mendapat pemain baru dengan kemampuan kecerdasan buatan yang lebih kuat.
Perusahaan teknologi Arduino resmi memperkenalkan Arduino Ventuno Q, sebuah SBC yang dirancang untuk kebutuhan aplikasi AI, robotika, keamanan, pendidikan, hingga penelitian.
Peluncuran ini menjadi kelanjutan dari hadirnya Uno Q sebelumnya, yang telah dibekali kemampuan menjalankan sistem operasi Linux.
Namun Ventuno Q menawarkan peningkatan performa yang jauh lebih signifikan, terutama dalam hal komputasi AI.
Ventuno Q ditenagai chipset Dragonwing IQ-8275 yang menghadirkan CPU Kryo delapan inti dengan konfigurasi 2x Gold Prime 2,35GHz, 2x Gold 2,1GHz, dan 4x Silver 1,95GHz.
Chipset ini juga dipadukan dengan GPU Adreno 623 untuk mendukung pengolahan grafis dan komputasi paralel.
Kombinasi tersebut membuat performanya berada di kelas yang sebanding dengan chipset Snapdragon 765G.
Perangkat ini mendukung RAM hingga 16GB serta penyimpanan eMMC sampai 64GB, ditambah slot M.2 NVMe Gen 4 untuk ekspansi SSD berkecepatan tinggi.
Salah satu keunggulan utama Ventuno Q adalah performa AI yang mencapai 40 TOPS (Tera Operations Per Second).
Kemampuan ini menempatkannya pada level yang mendekati prosesor Intel Panther Lake yang memiliki NPU 50 TOPS, serta sekitar setengah dari performa chip premium Snapdragon X2 Elite yang mencapai 80 TOPS.
Dengan kekuatan tersebut, Ventuno Q mampu menjalankan berbagai model AI secara lokal, seperti YOLO-X untuk pelacakan objek, PoseNet untuk deteksi pose manusia, serta MediaPipe untuk pengenalan gerakan.
Selain itu, board ini juga dapat menjalankan model bahasa besar (LLM) lokal seperti Qwen, serta sistem text-to-speech dan speech-to-text seperti Melo TTS dan Whisper.
Untuk sistem operasinya, chipset Dragonwing mendukung distribusi Linux seperti Ubuntu dan Debian. Platform ini juga kompatibel dengan Robot Operating System 2 (ROS 2), yang banyak digunakan dalam pengembangan robotika modern.
Di sisi lain, board ini dilengkapi mikrokontroler STM32H5 yang bertugas menangani interaksi real-time dengan berbagai perangkat periferal.
Arduino Ventuno Q dilengkapi header GPIO 40-pin bergaya Raspberry Pi, sehingga memudahkan integrasi dengan berbagai modul.
Board ini juga kompatibel dengan shield Arduino Uno untuk menghubungkan sensor, pengontrol motor, dan perangkat lainnya. Tersedia pula konektor Qwiic tanpa solder untuk kemudahan ekspansi.
Dalam hal multimedia dan konektivitas, Ventuno Q mendukung hingga tiga kamera MIPI CSI untuk sistem penglihatan 360 derajat. Perangkat ini juga memiliki port HDMI, MIPI DSI, serta dukungan DisplayPort Alt Mode melalui USB-C.
Untuk jaringan, tersedia Ethernet 2,5Gb, Wi-Fi 6, dan Bluetooth 5.3. Selain itu, dukungan CAN-FD juga disediakan untuk aplikasi industri dan otomasi.
Arduino Ventuno Q dijadwalkan mulai tersedia pada kuartal kedua tahun ini melalui Arduino Store serta sejumlah distributor global seperti DigiKey, Farnell, Macfos, Mouser, dan RS. Namun hingga saat ini, harga resmi perangkat tersebut masih belum diumumkan.
Dengan kemampuan AI yang kuat dan dukungan ekosistem Arduino yang luas, Ventuno Q diproyeksikan menjadi platform baru yang menarik bagi pengembang robotika, peneliti, maupun pengembang aplikasi AI berbasis edge computing. (LWM)

