RELUNG.ID – Sejumlah benda pusaka dan artefak purbakala dipamerkan dalam kegiatan Budaya Bumi Rimba Candi yang digelar di Dusun Rimba Candi, Kelurahan Candi Jaya, Kota Pagar Alam, Kamis (22/1/2026).
Kegiatan ini digagas oleh Staf Khusus Presiden, Fauka Nurfarid, sebagai upaya mengangkat kembali nilai sejarah dan budaya lokal.
Beragam peninggalan bersejarah ditampilkan dalam pameran tersebut, mulai dari pusaka milik masyarakat adat seperti keris dan pedang, hingga artefak berupa gelang dan manik-manik yang ditemukan warga.
Benda-benda tersebut diyakini sebagai karya masyarakat purbakala yang pernah mendiami kawasan kaki Gunung Dempo ratusan tahun silam.
Selain itu, turut dipamerkan mata tombak serta bilah keris yang menurut panitia merupakan hasil temuan para penyelam di Sungai Musi, Palembang. Artefak tersebut dipercaya sebagai peninggalan dari masa kejayaan Kerajaan Sriwijaya.
“Di sini ada beberapa keris lokal dengan beragam ukuran dan pamor yang merupakan pusaka masyarakat adat Pagar Alam. Ada juga pedang dan parang khas zaman Kesultanan Palembang, serta mata tombak dan bilah keris dari Sungai Musi yang diyakini peninggalan zaman Sriwijaya,” ujar Handoko, anggota Badan Musyawarah (Bamus) Besemah.
Sementara itu, Staf Khusus Presiden Fauka Nurfarid mengatakan, kegiatan ini bertujuan mengangkat kembali potensi sejarah dan kebudayaan lokal agar dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya di sektor ekonomi.
“Kita mengetahui legenda Bukit Rimba Candi sebagai titik asal peradaban Sumatera Selatan, bahkan Nusantara. Karena itu, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali sektor sejarah dan kebudayaan agar memberi manfaat ekonomi bagi daerah,” katanya.
Pameran artefak ini diharapkan mampu meningkatkan minat wisata budaya sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga warisan sejarah. (TFK)

