Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»Bahlil Soroti Stok Batu Bara PLN yang Menipis, Temukan Masalah pada Kualitas Pasokan
Politik

Bahlil Soroti Stok Batu Bara PLN yang Menipis, Temukan Masalah pada Kualitas Pasokan

alwiBy alwi26/06/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Bahlil Lahadalia yang dilantik menjadi Menteri ESDM. (Istimewa/net)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyoroti kondisi pasokan batu bara untuk pembangkit listrik PT PLN (Persero) yang dinilainya menipis pada pertengahan tahun 2026.

Temuan tersebut diperoleh setelah pemerintah melakukan evaluasi menyusul terjadinya pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah Pulau Jawa beberapa waktu lalu.

Baca juga :   Yudha-Bahar Usung Konsep 'Palembang Water Fun City' dan Solusi Inovatif untuk Kota Palembang

Dalam acara CNBC Energy Forum 2026 di Jakarta, Kamis (25/6/2026), Bahlil mengungkapkan bahwa kebutuhan batu bara PLN untuk operasional pembangkit listrik selama satu tahun mencapai sekitar 154 juta metrik ton.

Menurutnya, melalui kebijakan Domestic Market Obligation (DMO), PLN sebenarnya berpotensi memperoleh pasokan batu bara hingga 180–190 juta metrik ton dari para perusahaan tambang.

“Yang sudah menyatakan kesediaannya sekitar 160 juta sampai 170 juta metrik ton. Dari jumlah itu, yang sudah dikontrak PLN sebanyak 134 juta metrik ton, dan tiga hari lalu realisasi pasokannya telah mencapai 141 juta metrik ton,” ujar Bahlil.

Baca juga :   Cara Cek DPT Online dan Syarat Pindah TPS Pemilu 2024

Namun, Bahlil mengaku heran karena dengan realisasi pasokan tersebut, stok batu bara PLN justru hampir habis pada pertengahan tahun.

“Kalau dari kebutuhan 154 juta metrik ton, sementara yang sudah masuk 141 juta metrik ton, berarti tinggal sekitar 13 juta metrik ton. Masa batu bara sudah habis di bulan Juni? Berarti ada sesuatu yang perlu kita evaluasi,” katanya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, Kementerian ESDM menemukan bahwa persoalan utama bukan terletak pada volume pasokan, melainkan kualitas batu bara yang diterima PLN.

Baca juga :   Kodam II Sriwijaya Telusuri Video Sopir Batu Bara Diduga Dikawal Oknum TNI

Bahlil menjelaskan, sebagian batu bara yang diterima memiliki nilai kalori di bawah kebutuhan pembangkit sehingga diperlukan jumlah yang lebih besar untuk menghasilkan listrik dengan kapasitas yang sama.

“Ternyata setelah dicek, yang dibutuhkan adalah batu bara dengan kalori di atas 5.000 untuk proses pencampuran. Kalau pemerintah sudah memenuhi kewajiban DMO, maka pengelolaan teknisnya menjadi tanggung jawab perusahaan,” ujarnya.

Bahlil juga mengingatkan agar PLN lebih proaktif dalam mengantisipasi potensi gangguan pasokan maupun kualitas bahan bakar pembangkit.

Baca juga :   Dari Debu hingga Jembatan Ambruk: Bisnis Batubara Pejabat Disorot, Beranikah Bupati dan Aparat Bertindak Tegas?

Menurutnya, persoalan seperti ini seharusnya dapat dideteksi lebih awal sehingga tidak menimbulkan gangguan terhadap sistem kelistrikan nasional.

Ia mengaku dalam dua pekan terakhir turut memantau secara intensif kondisi PLN untuk memastikan pasokan listrik tetap aman.

“Jangan menunggu masalah sudah terjadi baru melapor. Persoalan seperti ini harus dimitigasi sejak awal. Dua minggu terakhir saya bahkan seperti menjadi project manager PLN untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik,” pungkasnya. (vid)

Bahlil Lahadalia Batu bara Menteri ESDM PLN
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleRichard Lee Persoalkan Asal-usul Barang Bukti, Sebut Bukan dari Distributor Resmi
Next Article Dua Hari Dirawat, Bocah yang Terjebak Saat Kebakaran di Gandus Meninggal Dunia
alwi

Related Posts

Politik

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK, Istana: Bukan Tidak Ada tapi Belum Ditemukan

10/10/20263 Views
Politik

Dulu Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Begini Respon Jokowi Sekarang

10/10/20262 Views
Politik

Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pendidikan Sarjana

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,901 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,774 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,746 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?