RELUNG.ID – Sebuah bangunan balai desa di Desa Lebuh Rarak, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel mendadak ambruk.
Hal ini diduga karena meningkatnya debit air Sungai Babatan, ditambah dengan pondasi bangunan yang berada di atas tanah yang berlumpur.
Kepala Desa (Kades) Lebuh Rarak, Sunardi membenarkan kejadian tersebut. Dia mengakui jika balai desa yang baru direnovasi tahun 2023 ini ambruk pada Selasa lalu (9/7). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Dia menjelaskan, jika bangunan ini dibangun tahun 2016 lalu dan direnovasi pada tahun 2023 lalu. Secara konstruksi, kondisi tiang bangunan saat itu masih sangat kokoh, sehingga dalam perencanaan hanya dilaksanakan rehab lantai dan atap saja.
“Tahun kemarin itu kondisi bangunan masih semi permanen, jadi direnovasi bagian lantai dan atapnya,” katanya.
Dia pun menceritakan, Balai Desa Lebuh Rarak ini dibangun di pinggiran atau bantaran Sungai Babatan Pedamaran karena Desa Rarak tidak memiliki lahan kosong untuk didirikan sebuah bangunan milik pemerintah desa.
Balai ini dibuat multifungsi, biasanya dijadikan tempat masyarakat untuk kegiatan posyandu dan rapat perangkat desa juga.
Atas kejadian tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dan melaporkan kejadian itu dengan pihak Inspektorat OKI sehingga akan dilakukan pengecekan di lapangan.
“Kami sudah rapat bersama perangkat desa membahas kondisi bangunan sudah diperiksa tim Kecamatan Pedamaran. Kami juga sudah melaporkan laporkan ke pihak Inspektorat OKI tinggal tunggu mekanismenya seperti apa,” pungkasnya. (NDG)

