RELUNG.ID – Program Asah Digital telah berlangsung tiga kali, mulai dari Solo, Manado dan kini Aceh.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB Foundation) bersama Meta Indonesia dan Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem).
Kegiatan ini ditujukan untuk membangun generasi muda di Indonesia untuk lebih positif dan membawa perubahan yang lebih baik.
Baca Juga: Keseruan Fun Match ANC 2023: Selebriti Gen Z Beraksi di Lapangan Futsal
Dalam kegiatannya yang ketiga di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Program Asah Digital mengangkat tema ‘Building Proactive Youth in a Digital Society’ dan berhasil menarik perhatian berbagai pihak.
Founder dan CEO YCAB Foundation, Veronica Colondam mengatakan, dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh melalui Asah Digital, generasi muda Indonesia dapat menjadi kekuatan positif untuk membawa perubahan yang lebih baik.
“Kami terima kasih atas kepercayaan Meta Indonesia dan kerjasama yang luar biasa dari semua pihak sehingga program ini dapat berjalan lancar di tiga provinsi. Kami berjanji akan terus mendukung pemuda dalam menjalankan peran mereka sebagai warga digital yang bertanggung jawab,” katanya.
Baca Juga: Pola Senyap dan Peluang Pemakzulan Jokowi
Manajer Program Kebijakan Publik Meta Indonesia, Dessy Sukendar menyampaikan bahwa inisiatif Asah Digital merupakan tindakan nyata untuk memperkuat peran pemuda dalam masyarakat digital.
“Peran strategis generasi muda dalam memahami dan berperilaku positif di era digital, sebagai kunci untuk menciptakan lingkungan internet yang lebih aman dan nyaman bagi semua orang,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Penjabat Gubernur Aceh, Mayjen TNI (Purn) Achmad Marzuki mengatakan bahwa partisipasi aktif generasi muda dalam proses demokrasi sangat penting untuk masa depan demokrasi Aceh dan Indonesia.
Baca Juga: OPPO Reno 11 Hadirkan Pengisian Daya Super Flash 80W
“Jadi program Asah Digital sebagai langkah positif dalam memberdayakan pemuda Aceh untuk menjadi warga digital yang bertanggung jawab,” pungkasnya.

