Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bangun Jam 4 Pagi, Push-Up, dan Mengaji: Program Dedi Mulyadi Militerisasi Siswa Bermasalah di Jawa Barat
Indeks

Bangun Jam 4 Pagi, Push-Up, dan Mengaji: Program Dedi Mulyadi Militerisasi Siswa Bermasalah di Jawa Barat

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda30/04/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Dok: Humas Pemprov Jabar
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID  – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, atau yang akrab disapa Demul, mengumumkan program terobosan untuk menangani siswa bermasalah di provinsinya. Dalam program ini, siswa yang memiliki riwayat kenakalan akan diberikan pembinaan khusus di barak militer atau kepolisian selama 6 bulan hingga 1 tahun.

Demul menjelaskan, langkah ini diambil karena banyaknya keluhan dari orang tua dan guru yang merasa kewalahan menghadapi perilaku siswa yang sulit diatur.

“Banyak orang tua sudah menyerah. Guru juga takut bertindak keras karena khawatir dikriminalisasi. Maka, diperlukan pendekatan nyata, terencana, dan terukur,” kata Demul dalam pertemuannya dengan wartawan di DPR.

Kriteria dan Pola Hidup Baru
Siswa yang menjadi sasaran program ini adalah mereka yang dinilai memiliki perilaku bermasalah seperti tawuran, mabuk, melawan orang tua, atau bolos sekolah.

“Pola hidup mereka akan diatur. Tidur pukul 8 malam, bangun pukul 4 pagi, mandi, beres-beres, lalu sarapan sebelum berangkat ke sekolah,” ungkapnya.

Para siswa akan tetap mengikuti pembelajaran sekolah seperti biasa, namun dilakukan di dalam kompleks militer atau kepolisian. Jadwal harian mereka juga mencakup olahraga fisik seperti push-up dan sit-up, serta kegiatan spiritual seperti mengaji bagi siswa muslim.

“Ini bukan latihan perang, tapi pembinaan mental dan fisik agar mereka sehat, bugar, dan bebas dari kebiasaan buruk seperti merokok atau konsumsi minuman keras,” tegas Demul.

Kerja Sama dengan TNI-Polri Dimulai 2 Mei
Program ini akan mulai berjalan pada 2 Mei 2025, dengan lokasi pertama di Kota Bandung. Selain itu, Kabupaten Purwakarta juga telah menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi melalui kerja sama dengan Batalyon Armed 9 Kostrad.

Demul optimis program ini dapat mencetak generasi muda yang lebih disiplin dan bertanggung jawab. “Di tempat seperti ini, mereka mendapatkan pembinaan yang tidak tersedia di rumah. Ini adalah kesempatan untuk mengubah pola hidup mereka menjadi lebih baik,” tutupnya.

Langkah inovatif ini menuai beragam tanggapan dari masyarakat, namun Demul yakin kebijakan ini adalah solusi tepat untuk membentuk generasi yang berkarakter kuat.[THQ]

Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat Siswa Waji Militer
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleHujan Kembali Sambangi Sumsel, Berikut Daerah Terdampak Hari Ini
Next Article Penganiaya Dokter Koas Dituntut 4 Tahun Penjara, Korban Minta Hukuman Maksimal
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,877 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,749 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,724 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?