Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Banjir Melanda Tujuh Kabupaten dan Kota di Sumsel, Ribuan Keluarga Terdampak
Regional

Banjir Melanda Tujuh Kabupaten dan Kota di Sumsel, Ribuan Keluarga Terdampak

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda10/03/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Banjir yang menggenangi salah satu titik di Kabupaten PALI pada tahun lalu. (ist)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID — Ribuan kepala keluarga (KK) di Sumatra Selatan (Sumsel) terpaksa menghadapi banjir yang melanda tujuh kabupaten dan kota akibat curah hujan tinggi yang menyebabkan luapan sungai. Daerah yang paling terdampak meliputi Musi Rawas Utara (Muratara), Musi Rawas (Mura), Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Palembang, Musi Banyuasin (Muba), Prabumulih, dan Banyuasin.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Sumsel, Sudirman, mengungkapkan bahwa banjir cukup parah terjadi di wilayah Muratara, Mura, dan Muba. “Banjir yang melanda beberapa wilayah di Sumsel disebabkan oleh tingginya curah hujan yang memicu meluapnya aliran sungai dan menggenangi pemukiman warga,” kata Sudirman, Senin (10/3/2025).

Musi Rawas dan Muratara Terdampak Parah

Di Kabupaten Musi Rawas, banjir melanda Kecamatan Muara Lakitan, merendam tujuh desa dan kelurahan dengan total 3.520 KK terdampak. Beberapa wilayah terparah adalah Kelurahan Muara Lakitan (1.160 KK), Desa Prabumulih 1 (305 KK), dan Desa Semangus (438 KK). Banjir ini dipicu oleh meluapnya Sungai Lakitan dan Sungai Musi.

Sementara di Muratara, lima kecamatan terendam banjir, yaitu Kecamatan Rawas Ulu, Rawas Ilir, Karang Dapo, Rupit, dan Karang Jaya. Puluhan desa di kecamatan tersebut terendam, dengan ribuan warga terdampak.

Musi Banyuasin dan PALI Juga Kritis

Musi Banyuasin mencatat total 4.168 KK terdampak banjir yang terjadi akibat luapan Sungai Rawas, Sungai Musi, dan Sungai Batanghari. Kondisi serupa terjadi di PALI, khususnya di Kecamatan Tanah Abang, di mana 10 desa terendam dan 3.827 KK terdampak. Banjir di PALI juga merusak fasilitas umum seperti sekolah, sawah, kebun karet, dan akses jalan.

Banjir Meluas ke Palembang, Prabumulih, dan Banyuasin

Di Palembang, banjir menggenangi Kecamatan Ilir Timur I dan II dengan total 100 KK terdampak. Di Banyuasin, Kecamatan Talang Kelapa menjadi wilayah terparah dengan 1.071 KK terdampak. Sementara di Prabumulih, banjir terjadi di Kecamatan Prabumulih Barat, meski jumlah pasti korban masih dalam pendataan.

BPBD Sumsel bersama tim gabungan TNI dan Polri telah mendirikan posko bantuan di tingkat kecamatan untuk mempercepat penanganan banjir. Bantuan seperti perahu karet dan pompa air dikerahkan untuk membantu evakuasi dan penyedotan genangan.

“Sejauh ini, air mulai perlahan surut di beberapa titik, namun kami tetap siaga karena potensi hujan deras masih ada,” ujar Sudirman.

BMKG Sumsel sebelumnya telah memperingatkan potensi cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi dalam beberapa pekan ke depan. Masyarakat yang tinggal di bantaran sungai diimbau tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah terkait kondisi cuaca dan banjir.[THQ]

Banjir BPBD Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKuasa Hukum Haji Halim Bakal Minta Penangguhan Penahanan pada Presiden Prabowo
Next Article Proyek Jalan Layang Gandus Palembang Tertunda, Masih Menunggu Proses Lelang
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,877 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,749 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,724 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?