RELUNG.ID — Hujan intensitas lebat yang melanda Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan sejak Minggu (3/3/2024) telah merendam 3 kelurahan dan masih berdampak hingga hari ke-4, Rabu (6/3/2024).
Berdasarkan laporan yang disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, banjir tersebut telah menggenangi hampir 2 ribu rumah warga di Kecamatan Rawas Ilir. Ketinggian air banjir saat ini masih mencapai sekitar 1 meter.
“Ada sebanyak 1.811 unit rumah warga yang terendam di 3 kelurahan di wilayah Kecamatan Rawas Ilir. Detailnya, di Desa Mandi Angin terdapat 489 rumah, Kelurahan Bingin Teluk 503 rumah, dan Desa BM I ada 819 rumah,” ungkap Kepala Bidang Penanggulangan Darurat BPBD Sumsel pada Rabu (6/3/2024).
Menurutnya, banjir tersebut disebabkan oleh curah hujan intensitas sedang hingga tinggi di beberapa wilayah Muratara. Kelurahan Bingin Teluk tergenang banjir akibat curah hujan yang tinggi. Sementara itu, dua kelurahan lainnya terdampak oleh meluapnya Sungai Rawas.
“Banjir di Kelurahan Bingin Teluk mulai terjadi sejak Minggu (3/3), karena curah hujan yang tinggi di sebagian wilayah Muratara. Air dari Sungai Rupit yang meluap menyebabkan debit air Sungai Rawas meningkat dan menggenangi dua kelurahan di Kecamatan Rawas Ilir,” jelasnya.
Banjir yang melanda wilayah tersebut telah membuat aktivitas ekonomi warga terhenti. Meskipun demikian, nilai kerugian akibat banjir masih dalam proses pendataan. Beruntung, dalam kejadian bencana tersebut tidak ada korban jiwa.
“Akses perekonomian lumpuh, sementara nilai kerugian masih dalam proses pendataan,” tambahnya. [RG]

