RELUNG.ID — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel) telah memulai proses pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat provinsi.
Proses ini berlangsung selama 5 hari, dimulai dari tanggal 6 hingga 10 Maret 2024. Dari 17 kabupaten/kota di Sumsel, sudah 16 daerah mengirimkan hasil pleno, sementara 1 daerah masih dalam proses pengiriman.
“Sebanyak 16 KPU daerah di Sumsel telah mengirimkan hasil pleno rekapitulasi, satu lagi yang akan menyusul adalah KPU Palembang yang saat ini masih dalam proses rekapitulasi,” ungkap Ketua KPU Sumsel, Andika Pranata Jaya, pada Rabu (6/3/2024).
Andika berharap agar hasil rekapitulasi dari KPU Palembang dapat segera dikirimkan. Untuk proses di tingkat provinsi, KPU Sumsel akan melakukan rekapitulasi dari 4 daerah setiap harinya.
“Kami akan memulai rekapitulasi dari Kabupaten PALI dan setelahnya akan menyusul daerah lainnya. Kami menargetkan untuk menyelesaikan 4 daerah setiap harinya, tetapi akan menyesuaikan dengan situasi dan perkembangan yang terjadi,” jelasnya.
Targetnya, proses rekapitulasi ini dapat selesai dalam 4 hari.
“Kami berharap bahwa pada tanggal 10 Maret nanti, proses ini sudah dapat diselesaikan dan hasilnya dapat langsung diumumkan di laman resmi KPU Sumsel,” tambahnya.
Masyarakat juga dapat mengikuti proses rekapitulasi tingkat provinsi secara terbuka melalui siaran langsung di kanal YouTube KPU Provinsi Sumatera Selatan dan Instagram KPU Provinsi Sumsel.
“Andika juga menjelaskan bahwa mekanisme yang digunakan adalah KPU kabupaten/kota akan membacakan hasil rekapitulasi mereka, dan kemudian KPU provinsi akan mengesahkannya,” katanya.
Menurut Andika, pelaksanaan Pemilu 2024 di Sumsel berjalan lancar. Semua warga dapat menggunakan hak pilihnya dan mendapatkan informasi terkait hasil suara.
“Pelaksanaan Pemilu di Sumsel berjalan lancar, semua warga dapat menggunakan hak pilihnya. Hasilnya juga dapat diketahui oleh seluruh warga Sumsel, sehingga Pemilu kali ini dapat dikatakan berhasil,” ungkapnya.
Terkait pengamanan selama proses pleno rekapitulasi, Andika menyebut bahwa KPU Sumsel dibantu oleh Polda Sumsel, Kodam II Sriwijaya, dan tim keamanan dari KPU Sumsel.[RG]

