RELUNG.ID-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palembang terus mendorong peningkatan transparansi dan efektivitas dalam pemungutan pajak daerah.
Langkah tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi optimalisasi implementasi alat e-Tax yang digelar di Kantor Bank Sumsel Babel Cabang Kolonel Atmo, Jumat (10/4/2026).
Rapat dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapenda Kota Palembang, M. Raimon Lauri AR. Turut hadir Plt Sekretaris Bapenda, Kepala Bidang Pajak Daerah Lainnya M. Izhar, pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Kolonel Atmo, serta jajaran pejabat struktural Bapenda.
Raimon menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Palembang dalam memodernisasi sistem perpajakan melalui pemanfaatan teknologi digital, khususnya e-Tax.
“Kami mendorong penambahan alat e-Tax bagi wajib pajak. Ini penting agar setiap transaksi tercatat secara akurat dan berdampak langsung pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujarnya.
Ia menambahkan, penerapan e-Tax juga bertujuan menutup celah potensi kebocoran pajak melalui sistem pemantauan yang terintegrasi dan real-time.
Menurutnya, kolaborasi dengan sektor perbankan, khususnya Bank Sumsel Babel, memiliki peran strategis dalam memastikan sistem berjalan optimal.
“Dengan koordinasi yang baik antarinstansi, implementasi e-Tax diharapkan semakin maksimal dan mampu mendorong percepatan pembangunan di Kota Palembang,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pajak Daerah Lainnya, M. Izhar, menilai penggunaan e-Tax menjadi solusi efektif dalam meningkatkan pengawasan terhadap objek pajak.
“Sistem digital ini memungkinkan pemantauan secara real-time, sehingga akurasi data meningkat dan potensi kebocoran bisa ditekan,” katanya.
Ia juga mengungkapkan, dalam rapat tersebut dibahas rencana penambahan perangkat e-Tax yang akan didukung oleh penyedia layanan, yakni Pinisi.
“Dengan penambahan alat dan sistem yang semakin terintegrasi, kami optimistis target pendapatan daerah tahun ini dapat tercapai,” pungkasnya. [DSK]

