RELUNG.ID– Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Palembang menargetkan penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sebesar Rp2 miliar selama bulan suci Ramadan melalui program Ramadan Berkah.
Target tersebut merupakan bagian dari target pengumpulan ZIS Baznas Palembang sepanjang tahun 2026 yang dipatok mencapai Rp14 miliar. Dengan demikian, target Ramadan setara sekitar 14 persen dari total target tahunan.
Kepala Baznas Palembang, Kiagus Ridwan Nawawi, mengatakan program Ramadan Berkah menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah, terutama di bulan yang penuh keberkahan.
“Selama program Ramadan Berkah ini kami menargetkan penghimpunan ZIS sebesar Rp2 miliar. Ini merupakan bagian dari target tahunan Baznas Palembang tahun 2026 yang mencapai Rp14 miliar,” ujar Ridwan, Kamis (5/3/2026).
Ia menjelaskan, program tersebut rencananya akan diluncurkan pada Kamis (5/3/2026) di Rumah Dinas Wali Kota Palembang. Dalam kegiatan itu, Wali Kota Palembang Ratu Dewa bersama Wakil Wali Kota Prima Salam dan Sekretaris Daerah Kota Palembang Aprizal Hasyim akan menyerahkan bukti setor zakat kepada Baznas Palembang.
Menurut Ridwan, langkah tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Palembang untuk menyalurkan zakat melalui Baznas.
“Kami berharap ini bisa diikuti oleh seluruh kepala OPD dan pegawai di lingkungan Pemkot Palembang sehingga penghimpunan zakat dapat lebih maksimal,” katanya.
Selain itu, Baznas Palembang juga mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperbanyak amal dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah.
“Masyarakat dapat menyalurkan ZIS melalui Baznas Palembang, masjid, maupun langsung kepada penerima yang berhak. Di bulan penuh berkah ini mari kita salurkan ZIS, insyaAllah pahalanya akan dilipatgandakan,” ujarnya.
Baznas juga mendorong perusahaan milik negara, perusahaan daerah, serta perusahaan swasta yang beroperasi di Kota Palembang agar menyalurkan zakat pegawainya melalui Baznas Palembang.
Sementara itu, Wali Kota Palembang Ratu Dewa meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Palembang untuk meningkatkan pembayaran zakat, baik zakat profesi maupun zakat mal.
Menurutnya, potensi zakat dari aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di lingkungan Pemkot Palembang masih belum tergarap secara maksimal.
“Saya berharap seluruh OPD dapat membayarkan zakat profesi maupun zakat mal. Ke depan saya minta ini ditingkatkan lagi. Target memang tercapai, tetapi masih belum maksimal,” pungkasnya.[KBP]

