RELUNG.ID-Satreskrim Polrestabes Palembang terus mengejar pelaku begal sepeda motor yang saat beraksi mengendarai mobil Daihatsu Sigra warna putih.
Hal ini diungkapkan oleh Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono, Senin (3/3) siang.
“Mengarah kepada satu orang (komplotan) yang sudah kita curigai sebagai pelakunya dan tinggal menunggu saja. Mungkin dalam waktu dekat kita berhasil menangkapnya,” kata Harryo.
Harryo membenarkan adanya aksi begal sepeda motor dengan mengendarai mobil warna putih. Dia mengatakan, setidaknya ada empat laporan polisi (LP) yang diterima terkait aksi begal tersebut.
“Kita telah mendapatkan laporan dari masyarakat dan juga telah menerima laporan polisi adanya korban begal, kita sudah identifikasi pelaku kejahatannya. Ada empat laporan polisi,” jelas Harryo.
Harryo menjelaskan, modus pelaku dengan mengendarai kendaraan roda empat warna putih dan memepet korban yang mengendarai sepeda motor. Para pelaku turun dan merampas sepeda motor korban.
“Kita membenarkan modusnya dengan memepet korban yang menggunakan kendaraan roda dua. Alhamdulillah, korban tidak dilukai. Namun ketika dipepet, korban dipaksa menyerahkan kendaraan,” jelas dia.
Sebelumnya, warga Kota Palembang dibuat resah dengan adanya aksi begal sepeda motor yang pelakunya mengendarai mobil. Dari data dihimpun, kawanan pelaku ini telah beraksi di tiga lokasi yang berbeda.
Di Jalan Talang Kepuh, Kecamatan Gandus, Jalan Noerdin Pandji, Kecamatan Sako dan di Jalan R Sukamto, tepatnya di Underpass Simpang Patal, Kecamatan IT II Palembang.
Hanya saja ketika beraksi di Jalan Talang Kepuh, Kecamatan Gandus Palembang, kawanan ini berhasil menggondol sepeda motor milik Ahmad Syahrial (31) warga Jalan Mayor Zen, Lorong Tanah Abang, Kecamatan Kalidoni, Palembang.
Ahmad harus kehilangan sepeda motor Beat BG 3625 AEK dan satu dus mie usai dirampas oleh tiga orang pelaku yang turun dari sebuah mobil warna putih.
Ketika dikonfirmasi, Ahmad menceritakan kronologis peristiwa begal yang menimpanya, berawal ia hendak mengantar pesanan pelanggannya berupa tiga dus mie ke kawasan Talang Kelapa.
Ketika di lokasi muncul mobil putih dari belakang memepet dan menyalipnya.
“Dia langsung mepet ke arah depan, turun tiga orang kak. Dua pakai celurit dan pisau dapur, satu orang lagi sebagai sopir mobilnya,” kata Ahmad saat dikonfirmasi, Minggu (2/3/2025).
Usai dirampas secara paksa sambil menodongkan sajam ke arahnya, Ahmad tak kuasa melawan dan tidak dilukai oleh para pelaku. Pelaku berhasil membawa motornya dan satu dus mie milik customer/pelanggannya.
“Dua dus lagi terjatuh di lokasi kejadian, selain itu pisau yang digunakan salah satu pelaku tertinggal juga. Saya sudah hubungi customer setelah kejadian itu kalau saya kena begal,” katanya.
Ahmad tak begitu ingat jenis atau merk mobil pelaku begal, namun mobil tersebut berwarna putih.
“Tidak sempat pegang HP kak buat foto mobilnya karena syok. Tapi mobilnya warna putih, pelakunya 4 orang usia sekitar 30 an dan ada yang 40 an ,” katanya.
Ahmad mengaku sudah melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Gandus setelah kejadian. Serta menyerahkan pisau yang tertinggal di lokasi kejadian agar bisa menjadi petunjuk polisi.
“Sudah lapor ke Polsek Gandus di hari itulah. Pisau sudah saya kasih ke polisi, cuma paket mie dipulangkan lagi ke penjual,” tutupnya.[DNP]

