Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Belantara Foundation Dorong Kolaborasi Kampus dan Komunitas untuk Atasi Krisis Sampah
Regional

Belantara Foundation Dorong Kolaborasi Kampus dan Komunitas untuk Atasi Krisis Sampah

ADMINBy ADMIN10/05/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Seminar Nasional Belantara Learning Series (BLS) Episode 12 tak hanya menjadi ajang diskusi soal sampah, tapi juga panggung kolaborasi antara akademisi, komunitas, hingga pelaku usaha untuk mendorong pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.

Bertempat di Universitas Pakuan, seminar ini menggandeng empat perguruan tinggi dan dua bank sampah sebagai motor penggerak edukasi dan pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan yang digelar Belantara Foundation bersama Sekolah Pascasarjana Universitas Pakuan itu mengangkat tema “Pengelolaan Sampah Berkelanjutan untuk Mendukung Ekonomi Sirkular, Mitigasi Perubahan Iklim dan Kesejahteraan Masyarakat”, dan diikuti lebih dari 1.100 peserta secara hybrid. Di balik data tumpukan sampah nasional yang kian memprihatinkan, seminar ini menegaskan bahwa solusi tak bisa hanya datang dari pemerintah, melainkan harus digerakkan dari ruang kelas dan komunitas akar rumput.

“Kampus harus menjadi pusat perubahan. Edukasi, riset, dan aksi nyata harus menyatu,” kata Rektor Universitas Pakuan, Prof. Dr. rer.pol. Ir. Didik Notosudjono. Ia menekankan perlunya kemitraan antara sektor akademik, pemerintah, swasta, dan masyarakat untuk menciptakan sistem pengelolaan sampah yang holistik.

Empat universitas—Universitas Pakuan, Universitas Riau, Universitas Syiah Kuala, dan Universitas Tanjungpura—ikut menyelenggarakan sesi “Nonton dan Belajar Bareng” untuk menggaet mahasiswa dan dosen agar terlibat langsung dalam gerakan pengelolaan sampah. Kolaborasi ini membuktikan bahwa edukasi lingkungan bisa disebar secara masif lewat kerja sama lintas kampus.

Sementara itu, dua bank sampah—Bank Sampah Digital dan Bank Sampah Induk New Normal—menjadi contoh konkret bagaimana komunitas bisa mengubah paradigma masyarakat soal sampah. CEO Bank Sampah Digital, Desty Eka Putri Sari, menyebut bahwa masih banyak orang memandang sampah sebagai beban, bukan peluang. “Padahal, dengan sistem yang tepat, sampah bisa jadi penghasilan dan alat edukasi lingkungan,” katanya.

Ketua Bank Sampah Induk New Normal, Yasra Al-Fariza, memaparkan berbagai inisiatif edukatif, mulai dari daur ulang, pelatihan kerajinan tangan dari sampah, hingga budidaya maggot. “Kami ingin masyarakat melihat bahwa mereka bisa jadi bagian dari solusi,” ujarnya.

Dari sisi kebijakan, Direktur Pengurangan Sampah KLHK, Agus Rusly, menegaskan bahwa masyarakat harus dilibatkan sejak tahap paling awal pengelolaan sampah. “Kita tidak bisa hanya mengandalkan sistem formal. Masyarakat, terutama generasi muda, harus menjadi pelaku utama ekonomi sirkular,” tegasnya. (KPB)

Bank Sampah Belantara Foundation Krisis Sampah Seminar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleGubernur Sumsel Respons Kericuhan di Lapas Narkotika: Fokus pada Overkapasitas dan Penyebab Pelanggaran
Next Article Basarnas Pastikan Empat ABK dan Nahkoda Selamat dari Ledakan Kapal Doa Ibu di Sungai Musi
ADMIN

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,882 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,754 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,729 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?