RELUNG.ID – Aksi bentrok antar dua pendukung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Musi Rawas Utara (Muratara), Sumsel berujung dengan aksi penganiayaan.
Aksi penganiayaan ini terjadi di Kantor PPK Kecamatan Rawas Ilir, Muratara, Sumsel yang mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka.
Hal ini diakui oleh Kasat Reskrim Polres Muratara, AKP Sopian Hadi, Kamis (28/11).
Dia mengatakan, dari kejadian tersebut pihaknya telah mengamankan dua orang beserta barang bukti berupa senjata tajam (Sajam). Keduanya berinisial KS dan AC yang merupakan warga Desa Beringin Makmur II, Kecamatan Rawas Ilir.
“Penyebab kejadian ini diduga selisih paham antara kedua simpatisan pada waktu berada di PPK,” katanya.
Meski demikian, Kasat Reskrim tidak memberikan penjelasan mengenai detail kronologi kejadian hingga berujung penganiayaan ini. Dia hanya menjelaskan penganiayaan itu mengakibatkan dua orang korban alami luka-luka yakni Edi Saputra alias Dalok dan Beki Subari.
Korban Edi Saputra mengalami luka robek pada bagian punggung dekat pundak sebelah kiri, luka robek pada bagian punggung bawah.
Selain itu korban juga alami luka robek pada kepala bagian atas, luka robek pada bagian kepala samping kanan, luka robek pada bagian kening dan benjol pada bagian kepala dibawah kelopak mata sebelah kiri.
Kemudian korban Beki Subari mengalami luka robek pada bagian punggung sebelah kiri dan luka lecet pada bagian dekat leher belakang.
“Saat ini masing-masing pihak yang menjadi korban belum membuat laporan pengaduan ke Polres Muratara, karena masing-masing korban dan pihak keluarganya masih fokus untuk pengobatan medis terhadap korban ke Rumah Sakit,” jelasnya.
Walaupun korban belum membuat laporan pengaduan ke Polres Muratara, pihaknya masih tetap melakukan penyelidikan terhadap pelaku yang telah melakukan tindak pidana pengeroyokan dan atau penganiayaan terhadap para korban.
Untuk diketahui, aksi bentrok antar pendukung ini terjadi pada Rabu kemarin (27/11) malam sekitar pukul 22.30 WIB. Kejadian ini mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka. (ANS)

