Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Berdampak Penjualan, Hyundai Minta Relaksasi Pajak Opsen
Indeks

Berdampak Penjualan, Hyundai Minta Relaksasi Pajak Opsen

alwiBy alwi14/01/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Hyundai New Creta N Line. (Cek Maya/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Penerapan kenaikan pajak opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) berdampak signifikan pada industri otomotif di Sumsel.

Salah satu yang terkena imbasnya adalah penjualan kendaraan Hyundai. Mobil Pabrikan Korea Selatan tersebut mengalami penurunan penjualan.

Baca juga :   Belum Sampai Ketujuan, Dua Sekawan Ditangkap Polisi Bawa 1 Kilogram Sabu ke Muba

General Maanger Hyundai Maju Motor, Alay Tan mengatakan, penjualan mereka mengalami penurunan akibat kebijakan baru ini. Banyak konsumen yang memilih menunda pembelian kendaraan atau mempertimbangkan lebih lama sebelum memutuskan membeli.

“Sejak adanya pajak opsen ini, penjualan kami menurun. Harga kendaraan menjadi lebih mahal, sehingga konsumen berpikir dua kali untuk membeli,” katanya, Senin (13/1)

Selain kenaikan pajak opsen, kendaraan seperti Hyundai Palisade juga terkena pajak PPN sebesar 12 persen, yang semakin meningkatkan harga jual mencapai Rp30 juta. Sedangkan harga Hyundai Stargazer naik hingga Rp13 juta dibandingkan sebelumnya.

Baca juga :   Hyundai Ungkap Interior Futuristik SUV Elexio, Khusus untuk Pasar Tiongkok

“Mungkin untuk mobil premium tidak masalah karena market kelas atas, namun tidak bagi konsumen Stargezer yang mayoritas middle sehingga ini memberatkan,” ujarnya

Meski demikian, pihak Maju Motor Grup tetap optimistis dengan prospek penjualan pada 2025. Meski 2024 mencatat pertumbuhan yang terbatas, yakni 5 persen untuk Hyundai, target pertumbuhan pada tahun 2025 diproyeksikan tetap positif.

“Penjualan di 2024 secara keseluruhan tumbuh 15 persen di Maju Motor Grup, dan kami yakin tren ini akan berlanjut tahun depan,” jelasnya.

Baca juga :   Gangguan SUTT 275 kV Linggau-Lahat Sebabkan Pemadaman Listrik di Beberapa Wilayah Sumatera

Untuk mendorong penjualan Maju Motor Grup berharap pemerintah daerah memberikan inisitif seperti yang dilakukan di Jawa Barat, dapat memberikan relaksasi pajak untuk meringankan beban konsumen.

Program relaksasi pajak progresif dan BBNKB diharapkan dapat diterapkan untuk mendorong daya beli masyarakat.

Langkah-langkah seperti ini sangat membantu industri otomotif untuk pulih dari dampak kenaikan pajak. Kami menunggu dukungan konkret dari pemerintah daerah.

Baca juga :   Pos Charger Masih Minim, Mobil Listrik di Sumsel Sepi Peminat

Dengan meningkatnya harga kendaraan, dukungan kebijakan yang pro-bisnis dan konsumen menjadi krusial untuk menjaga pertumbuhan industri otomotif di masa depan. (CKM)

Hyundai Industri otomotif Maju Motor Grup
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePemain Asing Gabriel Henrique Tinggalkan Sriwijaya FC Jelang Playoff Degradasi
Next Article 1 Februari, Menara Ampera Ditarget Dibuka untuk Wisatawan
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,885 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,757 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,731 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?