RELUNG.ID – Sebuah video Calon Jemaah Haji (CJH) yang kelaparan akibat pesawat delay beredar.
Dalam video, CJH mengaku tidak mendapatkan kompensasi seperti snack, minuman dan makanan saat pesawat delay.
Akibatnya, para jemaah haji tersebut kelaparan di tanah suci.
Baca Juga: Kalian Ambien! Hindari 4 Makanan Ini
Berdasarkan informasi, kejadian tersebut terjadi pada Kamis kemarin (25/6). Dimana, CJH merupakan jemaah kloter 4 asal Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS).
“Kami menyayangkan hal ini terjadi. Bahkan saat itu, tidak ada pihak Saudia Airline yang berkoordinasi dengan pihak embarkasi. Kami tahu belakangan, dan langsung protes,” kata Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat, Ajam Mustajam, Jumat (26/5).
Pihaknya sudah melayangkan protes terhadap Saudi Airlines. Bahkan, pihaknya telah menerima surat permohonan maaf.
Baca Juga: Hati-hati! Ini Kebiasan Orang Tua Bisa Ditiru Anak
Namun, dia berharap Saudia Airline tidak sekedar meminta maaf. Kompensasi kepada jemaah, harus diberikan. Jangan sampai peristiwa semacam ini terjadi lagi.
Sesuai Undang-undang Penerbangan Pasal 146 disebutkan ketika jadwal terbang mengalami keterlambatan, pihak maskapai harus bertanggung jawab atas kerugian yang diderita oleh penumpang, kecuali jika keterlambatan disebabkan oleh faktor cuaca dan teknis operasional.
“Termasuk penyediaan snack, makanan, bahkan kompensasi berupa ganti rugi sebesar Rp300 ribu kalau keterlambatan lebih dari 240 menit,” terangnya.
Baca Juga: Oktober, Anime Fruit Basket Gelar Pertunjukkan Panggung Musim Kedua, Berikut Daftar Pemainnya
Sementara itu, dalam permintaan maafnya, Manager Operasional PT Ayuberga GSIA Saudi Airlines, Riyan Abdul Fahmi menuliskan, menindaklanjuti berita yang menyampaikan bahwa kondisi para jemaah haji yang mengalami kelaparan setiba di Madinah.
“Saya Riyan Abdul Fahmi melakukan tindakan tidak semestinya, di mana saya tidak responsif untuk memberikan konsumsi akibat delay pesawat yang terjadi dengan kloter JKS-04,” tulis Riyan.
Hal ini tentu mengakibatkan para jemaah haji tanggal 25 Mei 2023 kelaparan di tanah suci. Karena itu, dia pun mengaku bertanggung jawab atas tindakan yang merugikan bagi para jemaah haji.
Baca Juga: Nonton Film Porno Bisa Sebabkan Hubungan Menjadi Toxic!
“Saya memohon maaf atas kondisi yang merugikan para jemaah haji tanggal 25 Mei 2023,” sambungnya.
Untuk diketahui, CJH kloter JKS-04 sebelumnya dijadwalkan berangkat pada 09.20 WIB. Namun, mengalami delay hingga harus diberangkatkan menuju bandara pada pukul 14.28 WIB.

