RELUNG.ID — Pembangunan flyover Sekip Ujung Palembang mendekati tahap penyelesaian, dengan proyek senilai Rp 168 miliar yang mencapai 90 persen pengerjaan.
Untuk mempercepat proses tersebut, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Provinsi Sumatera Selatan akan memberlakukan rekayasa pengalihan jalan di sekitar flyover selama sebulan.
Rekayasa lalu lintas tersebut akan berlangsung mulai 13 Februari hingga 13 Maret 2024. Salah satu langkah yang diambil adalah penutupan satu lajur di Jalan Amphibi dan Jalan Angkatan 66.
Camelia Nazir, PPK 3.1 Dalam Kota Palembang PJN Wilayah 3 Provinsi Sumsel, menyatakan bahwa pemasangan lampu selang dan lampu rotary pada pagar serta pemasangan rambu-rambu kerja akan dilakukan untuk meningkatkan keselamatan di area kerja, terutama pada malam hari.
“Selain itu, akan ditempatkan petugas flagman untuk membantu mengarahkan lalu lintas dan mengurangi kemacetan kendaraan, ” kata dia, Sabtu (10/2).
Dirinya menyebutkan semua upaya tersebut bertujuan untuk mendukung percepatan penyelesaian pembangunan flyover.
Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Sumsel, Basyaruddin Akhmad, menyatakan bahwa flyover Sekip Ujung Palembang direncanakan akan dibuka dan beroperasi pada akhir April 2024.
Saat ini persentase pengerjaannya yang sudah mencapai 90 persen menunjukkan kemajuan proyek yang baik.
“Beberapa pekerjaan penyelesaian sedang dilakukan, seperti pemasangan pagar pengaman jalan, sandaran, dan persiapan lainnya untuk memastikan flyover dapat beroperasi sesuai target yang ditetapkan, ” kata dia.

