RELUNG.ID – Proyek pembangunan jalan provinsi yang menghubungkan Pagar Alam hingga Simpang Perigi, perbatasan Empat Lawang–Bengkulu, akhirnya dimulai.
Kabar ini disambut lega oleh masyarakat yang selama ini mengandalkan jalur tersebut sebagai akses vital.
Ketua DPRD Empat Lawang, Darli SH MH, menegaskan pengerjaan jalan ini menjadi jawaban atas penantian panjang warga, terutama di Muara Payang, Jarai (Lahat), Muara Pinang, Pendopo, dan Ulu Musi.
“Alhamdulillah, jalan provinsi dari Pagar Alam sampai Simpang Perigi sudah mulai dikerjakan. Ini kabar baik bagi masyarakat Empat Lawang,” ujar Darli.
Darli juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang memperjuangkan proyek ini, termasuk anggota DPRD Provinsi Dapil 7, Kepala Dinas PU Sumsel, serta Gubernur dan Wagub Sumsel.
“Semoga Empat Lawang dan Sumatera Selatan ke depan semakin maju,” tambahnya.
Pembangunan jalan ini tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga diharapkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Arus transportasi yang lancar akan memudahkan mobilitas barang dan jasa, terutama sektor pertanian dan perdagangan.
Sebelumnya, kondisi jalan lintas provinsi Sumsel–Bengkulu rusak parah dan sudah puluhan kali menjadi sorotan warga serta konten kreator lokal. Popi, warga yang sering melintas, mengeluhkan kondisi jalan yang menyulitkan.
“Sudah capek kami lewat jalan rusak terus. Jalan ini satu-satunya akses ke Pagar Alam atau Bengkulu,” ungkapnya.
Pekerjaan perbaikan kini telah sampai Muara Payang, Lahat, dan dijadwalkan berlanjut hingga perbatasan Empat Lawang–Bengkulu, memberikan harapan baru bagi kelancaran transportasi dan aktivitas ekonomi di wilayah tersebut. (SLM)

