RELUNG.ID — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan menghadapi cuaca ekstrem selama sepekan ke depan. Hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat diperkirakan merata pada 9–16 Maret 2025, dengan puncaknya terjadi pada 11 dan 15 Maret.
“Kami mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi hujan lebat disertai kilat, petir, dan angin kencang, terutama di wilayah OKI, Ogan Ilir, Banyuasin, Palembang, Musi Banyuasin, Muara Enim, Prabumulih, OKU, OKU Timur, OKU Selatan, dan Lahat,” ujar Kepala Stasiun Meteorologi SMB II Palembang, Siswanto, Senin (10/3/2025).
Menurut BMKG, curah hujan pada bulan Maret 2025 didominasi oleh kategori menengah (50–150 mm), dengan beberapa wilayah berpotensi hujan kategori tinggi (150–300 mm). Sebagian kecil wilayah seperti Banyuasin Selatan, OKI Barat, Ogan Ilir Utara, dan Palembang berpeluang mengalami hujan dengan intensitas tinggi hingga 50 persen.
Siswanto menjelaskan bahwa kondisi ini disebabkan oleh adanya belokan angin atau *shear line*, serta aktivitas gelombang atmosfer seperti Rossby dan Kelvin. Kombinasi faktor ini membuat atmosfer menjadi labil dan meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan.
“Kondisi ini bisa memicu hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang, jadi masyarakat diharapkan tetap berhati-hati dan memantau informasi cuaca dari sumber resmi,” tambahnya.
BMKG memperkirakan potensi hujan sedang hingga lebat masih akan berlangsung hingga 14 Maret 2025 di berbagai wilayah Sumsel. Masyarakat diimbau untuk mengantisipasi kemungkinan banjir, pohon tumbang, dan gangguan lainnya akibat cuaca ekstrem.[THQ]

