RELUNG.ID – Upaya pencarian terhadap seorang bocah berusia tiga tahun yang dilaporkan tenggelam di Sungai Lematang terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Proses pencarian melibatkan berbagai unsur dan dilakukan secara intensif menyusuri aliran sungai yang dikenal memiliki arus cukup deras.
Korban bernama Ravael dilaporkan hanyut saat bermain di tepi Sungai Lematang, Desa Muara Lawai KP 3, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, pada Selasa (13/1/2026) sore. Hingga Selasa malam, korban masih belum ditemukan.
Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, mengatakan laporan kejadian diterima sekitar pukul 18.30 WIB. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim rescue langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan.
“Begitu laporan kami terima, tim segera diberangkatkan ke lokasi kejadian untuk melaksanakan pencarian,” ujar Raymond saat dikonfirmasi, Rabu (14/1/2026).
Berdasarkan keterangan sementara, peristiwa bermula ketika korban bermain bersama temannya di sekitar area pemandian sungai. Diduga korban terpeleset dari tangga dan langsung terseret arus Sungai Lematang yang saat itu cukup kuat, hingga akhirnya tenggelam.
Dalam operasi pencarian, tim SAR gabungan membagi personel ke dalam dua satuan rescue unit (SRU). SRU pertama melakukan penyisiran permukaan sungai menggunakan perahu karet dan perahu milik warga, dengan jangkauan pencarian hingga beberapa kilometer dari lokasi awal kejadian.
Sementara itu, SRU kedua disiagakan untuk melakukan penyelaman apabila kondisi memungkinkan, serta menyebarkan informasi kepada masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran sungai agar turut membantu memberikan laporan jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Operasi pencarian melibatkan Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI-Polri, BPBD, Damkar, relawan, serta masyarakat setempat. Hingga kini, proses pencarian masih terus berlangsung dengan mempertimbangkan faktor keselamatan tim di lapangan.
Pihak SAR mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai guna mencegah kejadian serupa terulang.[THQ]

