RELUNG.ID — Muhammad Rio, seorang murid SDN 46 Kota Lubuk Linggau berusia 8 tahun, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di bendungan irigasi pada Minggu (18/8/2024).
Kejadian tragis ini terjadi saat Rio sedang menonton perayaan lomba 17 Agustus di Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Lubuk Linggau Selatan II.
Korban dilaporkan hilang sekitar pukul 14.00 WIB ketika Rio pamitan kepada ayahnya, Agus Warso, untuk mandi di saluran irigasi. Agus, yang memanfaatkan keramaian untuk berjualan di area perlombaan, melarang anaknya mandi di irigasi, namun Rio tetap meminta minuman sebelum akhirnya pergi bermain.
Sekitar pukul 18.00 WIB, Agus menyadari bahwa Rio tidak kunjung kembali dan segera melaporkan kehilangan tersebut kepada warga setempat.
Tim gabungan dari kepolisian, Damkar PB Lubuk Linggau, dan pihak terkait lainnya segera melakukan pencarian. Setelah beberapa jam mencari, jenazah Rio ditemukan dalam keadaan tertelungkup sekitar 50 meter dari tempat ayahnya berjualan.
Kapolsek Lubuk Linggau Selatan, AKP Nyoman Sutrisna, menyatakan bahwa jenazah korban dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan dan dinyatakan sebagai kematian akibat tenggelam. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Kejadian ini menyoroti pentingnya pengawasan yang lebih ketat selama perayaan dan kegiatan yang melibatkan kerumunan besar.[AYK]

