RELUNG.ID – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) telah menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) di Hotel Grand Paragon, Jakarta, Minggu kemarin (18/8).
Berdasarkan hasil KLB, Zulmansyah Sekedang terpilih menjadi Ketua Umum PWI menggantikan Hendri CH Bangun.
Zulmansyah merupakan calon tunggal setelah Akhmad Munir dan Rajab Ritongan mengundurkan diri dari pencalonan Ketum PWI.
Dalam kesempatan tersebut, Zulmansyah mengatakan akan menjaga marwah organisasi dan peran sentral PWI dalam mendukung kebebasan pers serta meningkatkan kualitas jurnalisme di Indonesia.
Dia juga menyatakan siap menerima sanksi jika melanggar Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PWI.
“Saya tidak akan melawan, saya siap disanksi jika melanggar,” katanya kemarin, Minggu (19/8).
Zulmansyah menyatakan ingin PWI agar lebih berperan dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Menurutnya, dunia jurnalistik saat ini, tengah dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari perkembangan teknologi digital, fenomena berita palsu (fake news), hingga ancaman terhadap kebebasan pers.
“PWI harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa mengorbankan prinsip jurnalisme yang bertanggung jawab,” tutupnya.
Untuk diketahui, KLB ini berlangsung lancar. Meski di tengah situasi internal yang sempat mengalami ketegangan dan perbedaan pendapat diantara anggota. Pada KLB ini juga Sasongko Tedjo dipilih secara aklamasi menjadi Ketua Dewan Kehormatan PWI.

