Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»BPJS Ketenagakerjaan Targetkan Perluas Cakupan Peserta Sumsel di 2025
Bisnis

BPJS Ketenagakerjaan Targetkan Perluas Cakupan Peserta Sumsel di 2025

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda02/08/2024
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID — BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Sumbagsel menargetkan memperluas cakupan peserta program jaminan sosial ketenagakerjaan di Sumsel pada tahun 2025.

Saat ini, para pekerja yang terlindungi baru mencapai 1,3 juta, atau 34 persen dari total 3 juta pekerja di Sumsel.

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbagsel, Muhyidin, menyatakan bahwa pihaknya akan terus mendorong agar semua pekerja di Sumsel dapat terlindungi.

“Kita akan terus mendorong agar semua pekerja di Sumsel dapat terlindungi,” ujarnya pada Jumat (2/8/2024).

BPJS Ketenagakerjaan Sumsel menargetkan pada tahun 2025 nanti sebanyak 50 persen atau sekitar 1,5 juta pekerja di Sumsel menjadi peserta.

Selain fokus pada peningkatan perlindungan bagi para pekerja di Sumsel, BPJS Ketenagakerjaan juga berupaya agar baik pekerja formal maupun informal dapat mengakses manfaat perlindungan sosial yang disediakan.

“Target kami adalah mencapai cakupan peserta 50 persen di tahun 2025. Untuk itu, kami akan terus gencar melakukan sosialisasi dan kerjasama baik dengan pemerintah dan pihak perusahaan,” tegasnya.

Untuk mencapai target tersebut, Muhyidin mengaku telah menyiapkan empat strategi utama:
1. Fokus terhadap ekosistem desa dengan menggandeng RT, RW, kades, petani, dan pekerja bukan penerima upah lainnya.
2. Fokus pada ekosistem pasar, dengan melakukan sosialisasi kepada para pedagang melalui bantuan agen-agen perisai.
3. Fokus pada sektor UKM dan perusahaan yang menaungi para pekerja.

Wakil Kepala Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Sumbagsel, Hendra Elvian, menambahkan bahwa salah satu langkah utama dalam mencapai target tersebut adalah peningkatan program sosialisasi dan edukasi kepada pekerja dan pengusaha.

BPJS Ketenagakerjaan akan melaksanakan berbagai kegiatan penyuluhan untuk menjelaskan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, termasuk manfaat asuransi kecelakaan kerja, jaminan hari tua, dan jaminan pensiun. Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga akan memperluas jaringan kerja sama dengan pelaku usaha dan organisasi pekerja.

“Kami menyadari bahwa tantangan terbesar dalam mencapai target ini adalah meningkatkan partisipasi dari sektor informal dan usaha kecil. Oleh karena itu, kami juga akan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan lembaga-lembaga terkait untuk memberikan insentif dan dukungan kepada sektor-sektor tersebut,” ungkapnya.

Hingga kini, pekerja informal yang terdaftar baru mencapai 310 ribu orang. BPJS Ketenagakerjaan Sumbagsel mengimbau seluruh pekerja dan pengusaha untuk memanfaatkan program jaminan sosial ketenagakerjaan agar para pekerja tidak perlu cemas dalam bekerja karena terlindungi jaminan sosial.

“PR besar kami adalah untuk terus mengkomunikasikan dengan pihak perusahaan agar mendaftarkan pekerjanya, terutama para pekerja harian lepas. Pekerja sektor informal juga terus kita sosialisasikan agar menjadi peserta. Karena dengan menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan, mereka bisa bekerja tanpa cemas karena terlindungi jaminan sosial,” katanya.[AYK]

BPJamsostek BPJS Ketenagakerjaan Peserta BPJS Ketenagakerjaan Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleHotspot Sumsel Mencapai 1.008 Titik, BNPB Tambah Helikopter Water Bombing
Next Article Satgas Sumsel Gerak Cepat 27 Illegal Drilling dan Illegal Refinery di Muba Ditutup
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Pelaku Perampokan Mahasiswa di Muratara Ditangkap, Modusnya Berhentikan Mobil Korban

08/10/20264 Views
Regional

Sumsel Masih Berasap, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Tiga Wilayah

06/10/20266 Views
Regional

Karhutla Sumatra-Kalimantan Disorot Leonardo DiCaprio

05/10/20265 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,873 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,744 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,719 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?