RELUNG.ID – Bank Sumsel Babel (BSB) menyiapkan likuiditas sebesar Rp1,2 triliun guna mendukung kelancaran transaksi masyarakat selama periode Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan uang tunai seiring tingginya aktivitas masyarakat menjelang dan selama perayaan hari raya, khususnya di wilayah Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung.
Pelaksana Sementara (PPS) Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Marzuki, mengatakan kesiapan likuiditas tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas layanan kepada nasabah.
“Bank Sumsel Babel berkomitmen untuk memastikan ketersediaan uang tunai di seluruh jaringan layanan tetap terjaga, sehingga nasabah dapat bertransaksi dengan lancar selama periode Idulfitri,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).
Untuk mendukung hal tersebut, Bank Sumsel Babel mengandalkan jaringan layanan yang terdiri dari 596 unit mesin ATM, CRM, dan CDM yang tersebar di berbagai lokasi strategis.
Perencanaan kebutuhan kas dilakukan secara matang dengan memperhitungkan kapasitas pengisian mesin yang berkisar antara Rp400 juta hingga Rp800 juta per unit.
Pengisian juga dilakukan secara berkala hingga tiga kali dalam periode tujuh hari selama masa cuti bersama Lebaran.
Selain memastikan ketersediaan uang tunai, Bank Sumsel Babel juga mengoptimalkan layanan digital melalui aplikasi BSB Mobile serta transaksi berbasis QRIS.
Pemanfaatan layanan digital tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif transaksi yang lebih praktis, cepat, dan aman bagi masyarakat, terutama selama periode libur panjang.
Bank Sumsel Babel juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan perbankan secara bijak, baik melalui transaksi tunai maupun non-tunai, demi kenyamanan dan keamanan selama perayaan Idulfitri. (CKM)

