RELUNG.ID – Pemerintah Kabupaten Empat Lawang terus memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu tulang punggung perekonomian daerah. Pada tahun 2026, pemkab menargetkan program cetak sawah baru seluas 1.200 hektare guna meningkatkan produksi pangan sekaligus mendorong kesejahteraan petani.
Target tersebut disampaikan Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad, dalam pidatonya pada peringatan HUT ke-19 Kabupaten Empat Lawang di Gedung DPRD setempat. Ia menegaskan bahwa penguatan sektor pertanian menjadi prioritas strategis di tengah tantangan fiskal daerah.
“Pada tahun 2025 kita sudah berhasil mencetak sawah seluas 201,89 hektare. Tahun 2026 kita tingkatkan menjadi 1.200 hektare sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat,” ujar Joncik.
Selain program perluasan lahan, Pemkab Empat Lawang juga mencatat peningkatan produksi benih pertanian. Produksi benih padi mencapai 238,27 ton dan benih jagung 48,75 ton. Upaya ini didukung dengan penyediaan 24 unit alat mesin pertanian (alsintan), 444 paket pestisida, serta pembangunan 27 ruas jalan usaha tani guna mempermudah akses distribusi hasil panen.
Tak hanya itu, komoditas unggulan kopi juga terus dikembangkan melalui program peremajaan tanaman. Tercatat sebanyak 120.000 batang kopi telah ditanam untuk meningkatkan produktivitas serta kualitas hasil perkebunan masyarakat.
Menurut Joncik, langkah ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pedesaan. Ia menilai sektor pertanian memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pertanian harus menjadi sektor yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat, baik dari sisi produksi maupun kesejahteraan petani,” katanya.[THQ]

