RELUNG.ID – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Banyuasin kembali menunjukkan kesigapannya. Kali ini, tim Damkar mengevakuasi seekor buaya sepanjang sekitar tiga meter yang ditemukan di aliran drainase sebuah pabrik di Desa Gasing, Kecamatan Talang Kelapa.
Evakuasi dilakukan oleh Pos Damkar Talang Keramat Regu A setelah menerima laporan dari petugas keamanan pabrik di Jalan Tanjung Api-api pada Sabtu (3/1/2026).
Tim dipimpin oleh Danpos Krismanto Silaen, didampingi Danru Adi Priyadi dan Wadanru Riplansya. Mereka langsung bergerak ke lokasi dengan membawa peralatan khusus penangkap satwa liar.
“Kami menerima laporan dari petugas keamanan perusahaan bahwa ada buaya di aliran drainase dalam area pabrik,” ujar salah seorang petugas Damkar.
Setibanya di lokasi, tim segera melakukan penangkapan dengan menerapkan prosedur keselamatan. Petugas terlebih dahulu menguasai bagian badan buaya dan menutup matanya menggunakan karung untuk mengurangi agresivitas hewan.
Selanjutnya, mulut buaya diikat dengan tali guna mencegah serangan, mengingat bagian tersebut paling berbahaya. Keempat kaki buaya juga diikat untuk memastikan hewan tidak memberontak dan membahayakan petugas maupun lingkungan sekitar.
Setelah seluruh tahapan pengamanan selesai, buaya tersebut berhasil dievakuasi dari lokasi tanpa menimbulkan korban.
Pelaksana Tugas (Plt) Kasat Pol PP dan Damkar Banyuasin, Alpian, mengatakan evakuasi dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) demi menjamin keselamatan personel dan masyarakat.
“Diduga buaya masuk melalui aliran sungai besar di sekitar kawasan pabrik, lalu terbawa hingga ke drainase,” ujarnya, Minggu (4/1/2026).
Usai dievakuasi, Damkar Banyuasin akan berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan untuk penanganan lanjutan, termasuk rencana pelepasan buaya ke habitat yang lebih aman. (RDK)

