Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Cegah Wabah Cacar Monyet, Afrika Butuh Dana Rp9,2 Triliun
Indeks

Cegah Wabah Cacar Monyet, Afrika Butuh Dana Rp9,2 Triliun

alwiBy alwi13/09/2024
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Penyebaran virus cacar monyet atau monkey pox (Mpox) di kawasan Afrika cukup signifikan.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Afrika membutuhkan dana sebesar 600 juta dolar AS atau sekitar Rp9,2 triliun.

Mereka pun meminta bantuan negara barat untuk memenuhi dana tersebut dalam melawan wabah Mpox ini.

Baca juga :   Presiden Prabowo Percepat Target 6 Juta Penerima Program Makan Bergizi Gratis

“Kami tidak ingin kembali lagi besok untuk mengatakan bahwa anda menelantarkan Afrika,” kata Direktur Jenderal CDC Afrika, Jean Kaseya, dikutip dari Anadolu, Jumat (13/9).

Saat ini, tingkat tes Mpox dinilai masih rendah yaitu mencapai 52,9 persen. Meski demikian, pihaknya tidak dapat hanya mengandalkan kasus yang dikonfirmasi untuk pengambilan keputusan dan respons.

Diharapkan pendanaan ini berasal dari negara Uni Afrika, mitra pembangunan, lembaga filantropi dan sektor swasta.

Baca juga :   Dapat Amnesti Dari Presiden, Dua Napi Narkoba di Prabumulih Langsung Bebas

Menurut angka terbaru yang diumumkan oleh Africa CDC, setidaknya ada 107 kematian baru dan 3.160 kasus baru mpox tercatat dalam seminggu terakhir.

Sejak awal tahun 2024 hingga kini, Afrika mencatat lebih dari 26.000 kasus mpox dan 724 kematian.

Republik Demokratik Kongo adalah negara yang paling terdampak di kawasan tersebut, dengan lebih dari 4.900 kasus mpox yang dikonfirmasi dan lebih dari 620 kematian. (YIP)

Afrika Cacar Monyet Virus Mpox
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleGM dan Hyundai Bergabung untuk Era Baru Mobil Listrik
Next Article Karhutla Masih Terjadi di Sumsel, Water Bombing Terus Dilakukan
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20267 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,917 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,789 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,762 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?