RELUNG.ID – Media massa memiliki peranan strategis dalam menciptakan opini yang berkembang di masyarakat. Terutama dalam pemulihan pasca bencana yang menyerang suatu wilayah.
Hal itu diungkapkan Danrem 044/Garuda Dempo (Gapo) Kodam II Sriwijaya, Brigadir Jenderal TNI Muhammad Thohir saat menerima audiensi jajaran redaksi Kantor Berita RMOL Sumsel di kantornya, Senin (12/8).
Dia menceritakan pengalamannya saat menjabat sebagai Kapendam XIII/Merdeka, 2018 silam. Saat itu, wilayah tempatnya bertugas yakni Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) sedang dilanda bencana gempa disertai tsunami.
Bencana maha dahsyat itu tak hanya menyebabkan ribuan korban jiwa. Tapi juga merusak bangunan, infrastruktur, fasilitas umum seperti listrik, air dan jaringan telekomunikasi terputus.
Di tengah situasi itu, masyarakat juga harus menghadapi sejumlah oknum tak bertanggung jawab yang melakukan penjarahan hingga penghadangan di berbagai titik wilayah.
“Dalam kondisi serba terbatas itu, kabar mengenai banyaknya aksi penjarahan dan pencurian bantuan terus menyebar. Kondisi itu menyebabkan orang yang tadinya mau datang memberi bantuan menjadi takut,” kenang Danrem.
Lebih lanjut Danrem menceritakan, saat itulah dirinya langsung mengkoordinir jurnalis yang bertugas untuk dapat memberikan secara utuh kondisi wilayah Kota Palu. Sebab, informasi yang tersaji saat itu hanya bercerita mengenai kondisi buruknya saja.

