RELUNG.ID – PT Pegadaian (Persero) telah membukukan penjualan untuk dua jenis sukuk terbarunya.
Kedua instrumen investasi tersebut yakni Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III tahap II dan Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial Berkelanjutan I tahap II.
Berdasarkan data, sepanjang masa penawaran awal 23 Juli hingga 6 Agustus penjualan mencapai Rp2,2 triliun.
Dalam pernyataan resminya, Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis Pegadaian, Ferdian Timur Satyagraha mengatakan nilai tersebut melebihi target yang telah dipatok yakni sebesar Rp1,5 triliun.
Karena itu, dia pun mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan.
“Kami juga mengapresiasi partisipasi aktif dari investor dan masyarakat dalam pencapaian yang luar biasa ini,” katanya, Senin (12/8).
Dia menyebutkan, peluncuran dua sukuk tersebut merupakan komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG), sekaligus menyediakan peluang investasi yang sejalan dengan prinsip syariah serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Dana yang terkumpul akan digunakan untuk mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), memajukan kesetaraan gender, serta memperluas akses finansial bagi masyarakat, sesuai dengan komitmen Perseroan yang ingin berkembang bersama masyarakat.
Pihaknya juga mencatat hingga saat ini terjadi pertumbuhan aset Pegadaian yakni sebesar 14,3 persen secara tahunan (yoy). Angka tersebut meningkat Rp76,1 triliun menjadi Rp87 triliun.
“Pertumbuhan ini didorong peningkatan jumlah nasabah Pegadaian sebesar 9,3 persen, dari 22,4 juta nasabah pada Maret 2023 menjadi 24,4 juta nasabah pada Maret 2024,” demikian tulisnya.

