RELUNG.ID- Kepergian komedian senior Simson Rarameha Ngadang atau Temon meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan rekan sesama artis.
Di tengah ramainya pelayat yang datang ke rumah duka, satu sosok yang tidak terlihat hadir adalah sahabat dekat Temon, Abdel Achrian atau yang akrab disapa Cing Abdel.
Ketidakhadiran Cing Abdel sempat menimbulkan tanda tanya. Namun, belakangan diketahui komedian tersebut sedang berada di New York, Amerika Serikat, saat Temon mengembuskan napas terakhir pada Minggu (12/7/2026).
Kabar itu disampaikan kakak kandung Cing Abdel, Mei, yang datang ke rumah duka untuk mewakili keluarga menyampaikan belasungkawa kepada istri dan keluarga almarhum.
“Lagi di US dia, lagi di New York,” ujar Mei saat ditemui di rumah duka.
Mei mengaku baru mengetahui kabar meninggalnya Temon setelah melihat unggahan duka yang dibuat Cing Abdel melalui akun Instagram pribadinya. Untuk memastikan kabar tersebut, ia kemudian langsung menghubungi sang adik.
“Saya dapat kabarnya sudah jam 10-an lebih. Karena Abdel kan posting di Instagram, saya pikir kami tanya langsung. Iya, katanya,” tuturnya.
Meski tidak dapat hadir secara langsung, Mei memastikan Cing Abdel turut merasakan kehilangan yang mendalam. Diketahui, Abdel dan Temon telah menjalin persahabatan selama bertahun-tahun serta kerap tampil bersama menghibur masyarakat.
Mei menegaskan kedatangannya ke rumah duka bukan atas permintaan Cing Abdel, melainkan atas inisiatif pribadi karena sudah cukup lama mengenal sosok Temon.
“Enggak sih, Abdel juga nggak minta, ‘Tolong wakilin dong’ nggak. Cuma karena kami merasa tahu dengan Temon, Temon juga kenal kami juga. Kalau lagi ke rumahnya Abdel kebetulan ada Temon. Kami kakak beradik juga Temon tahu,” ungkapnya.
Di rumah duka, Mei juga sempat bertemu dengan istri almarhum untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung. Ia mengaku sempat mendengar kabar bahwa Temon beberapa waktu terakhir mengalami gangguan kesehatan, meski tidak mengetahui secara pasti penyakit yang dideritanya.
“Ya, terakhir sih katanya sakit-sakit gitu, tapi enggak tahu saya. Abdel sih bilangnya serangan jantung, tapi enggak tahu sebenarnya. Saya juga belum tanya ke istrinya,” katanya.
Bagi Mei, Temon merupakan pribadi yang hangat dan menyenangkan, baik di atas maupun di luar panggung. Menurutnya, almarhum selalu mampu mencairkan suasana dengan candaan khasnya.
“Kalau saya sih kenalnya cuma pas Temon di luar itu aja suka lucu-lucuan. Beliau kan lucu ya, itu aja. Enggak banyak ngobrol, tapi kalau ketemu memang orangnya lucu,” pungkasnya.
Meski terpisah ribuan kilometer, kepergian Temon tetap menjadi kehilangan besar bagi Cing Abdel. Persahabatan yang telah terjalin selama bertahun-tahun kini hanya menyisakan kenangan, sementara unggahan belasungkawa di media sosial menjadi bentuk penghormatan terakhirnya kepada sahabat yang telah lama menemaninya menghibur masyarakat Indonesia.[YKP]

